RADARSEMARANG.ID - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) xAI milik Elon Musk telah merilis AI Generatif Grok pada Sabtu, (4/11).
Model AI Generatif Grok bertujuan menghadirkan humor dengan kemampuannya menjawab pertanyaan yang tidak dimiliki Chatbot AI lainnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Grok juga merupakan salah satu Chatbot AI layaknya ChatGPT, Bing AI dan sejenisnya.
Dalam postingannya di X (Twitter), Elon Musk memberikan gambaran sekilas tentang kemampuan AI Generatif Grok.
Di sisi lain, Grok merupakan model AI generatif yang terinspirasi oleh “The Hitchhiker's Guide to the Galaxy”, melansir dari laman metaverse post.
Tim xAI mengatakan mengatakan bahwa perjalanan yang dimulai dengan Grok-0 yang dilengkapi dengan 33 miliar parameter.
Mereka telah membuat kemajuan besar selama dua bulan terakhir untuk menghasilkan Grok-1, yang dianggap sebagai model bahasa tercanggih.
“Meskipun Grok-1 unggul dalam pemrosesan informasi, penting bagi manusia untuk memastikan keakuratannya,” Kata Tim xAI.
Selanjutnya Tim xAI mengatakan “Model bahasa Grok-1 tidak memiliki kemampuan untuk mencari web secara mandiri.”
“Modelnya masih bisa berhalusinasi, meski ada akses ke sumber informasi eksternal,” sambung tim xAI dalam postingan blognya.
Meskipun fitur Grok mengesankan, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah itu lebih baik daripada ChatGPT.
Selain itu, penting untuk mengetahui bahwa Elon Musk terlibat sebagai salah satu pendiri OpenAI pada tahun 2015 untuk membuat ChatGPT.
Namun, setelah meninggalkan dewan direksi perusahaan pada tahun 2018, peran keterlibatannya berubah.
Editor : Agus AP