XL Ajak Perempuan Indonesia Maksimalkan Teknologi Digital

187
Sisternet XL Axiata, Adelia Panjaitan (kanan), Founder Kumpulan Emak Blogger (KEB), Mira Sahid (kedua kiri), dan Blogger Yogyakarta, Grace Melia (tengah) bersama peserta Arisan Ilmu Sisternet, Yogyakarta (13/7) beri kesempatan kepada 100 wanita dari Yogyakarta untuk memahami pemanfaatan social media dalam kehidupan sehari-hari. (ist)

RADARSEMARANG.ID, YOGYAKARTA- Pertumbuhan teknologi digital terus melaju dengan cepat, sementara itu tidak semua orang adaptif terhadap perubahan ini. Tantangan bagi mayoritas perempuan Indonesia, terutama ibu-ibu, di era serba digital seperti saat ini adalah bagaimana memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program Sisternet bekerjasama dengan Kumpulan Emak Blogger (KEB) menggelar edukasi literasi digital “Arisan Ilmu” di Yogyakarta dan Solo secara berturut-turut pada 13 dan 14 Juli 2019. Sesuai dengan namanya “arisan”, program ini berupa sharing ketrampilan dan pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk berbagai keperluan yang produktif dan positif dengan narasumber para praktisi berbagai bidang yang telah tergabung dalam KEB.

“Kami berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu di kota-kota di mana acara ini nanti digelar, bisa memanfaatkan secara maksimal kesempatan ini,” jelas Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih.

Lebih lanjut Tri Wahyuningsih menjelaskan, sejak diperkenalkan pada 2015, Sisternet terus berupaya untuk menjadi pelopor dalam menginisiasi solusi bagi banyak permasalahan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan wanita Indonesia. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari untuk menjembatani kesenjangan digital yang dianggap dapat menjadi akses bagi para perempuan Indonesia untuk terus maju.

Di Yogyakarta acara Arisan Ilmu akan mengangkat tema “Cara Membangun Social Media Engagement”. Hadir sebagai pembicara adalah Grace Melia, seorang Blogger sekaligus Founder Rumah Rubella. Peserta akan diajak memanfaatkan social media untuk menjadi sarana membangun engagement dengan lingkungan sekitar.

Sementara acara di Solo mengangkat tema “Hobi Menjadi Bisnis di Industri Kreatif”. Hadir sebagai pembicara adalah Windy Intan, Owner Mekrok Skirt. Peserta akan diajak untuk mengembangkan hobby yang dimiliki untuk menjadi lahan bisnis.

Rangkaian Arisan Ilmu di kota lain berlangsung di Jakarta pada 6 Juli 2019, dengan tema “Memaksimalkan Instagram Dengan Konten yang Menarik”. Di Bandar Lampung (3 Agustus) dengan tema “Dari Hobi, Jadi Profesi yang Menguntungkan”. Selanjutnya di Bandung (18 Agustus) bertema “Digital Branding untuk UKM Perempuan”. Terakhir di Makassar (14 September) dengan tema “Ibu Pintar di Era Digital Zaman Now”.

XL Axiata juga menyediakan konten video yang berisi beragam modul pintar dalam bentuk video dan artikel terkait literasi digital bagi para Ibu di Indonesia. Keseluruhan informasi tersebut dapat diakses melalui https://www.sisternet.co.id/modulpintar. Di setiap kota, tersedia 100 kursi untuk peserta. Masyarakat yang berminat mengikuti, bisa mendaftar dengan cara menjadi member Sisternet di https://www.sisternet.co.id/page/event.

Kumpulan Emak Blogger (KEB) merupakan komunitas blogger yang berisi para perempuan dengan latarbelakang berbeda yang sudah dikaruniai anak ataupun belum. Komunitas ini berdiri sejak 18 Januari 2012, tersebar di berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Lampung, hingga Makassar, Bengkulu, dan kota-kota besar lainnya. Hal ini kemudian menjadi latarbelakang terciptanya kolaborasi antara Kelas Literasi Digital Sisternet dan Kumpulan Emak Blogger (KEB) yang peduli dengan kemajuan perempuan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital saat ini. Harapannya, tingkat “melek digital” kaum perempuan di berbagai daerah di Indonesia akan terus meningkat.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh APJII pada 2018 memperlihatkan bahwa tingkat penetrasi pengguna Internet di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 171,17 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi dan diperkirakan masih terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun selanjutnya melihat massifnya pertumbuhan teknologi saat ini. Penetrasi internet di kawasan urban dan rural pun terus mengalami pertumbuhan yang relatif seimbang. Sementara itu, masih dari data yang sama menunjukkan bahwa penetrasi internet di kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Indonesia baru mencapai 48,2%. Kondisi ini menjadi tantangan bagi XL Axiata untuk terus menghadirkan solusi kepada seluruh perempuan khususnya Ibu di Indonesia agar mampu adaptif dalam mengaplikasikan perkembangan teknologi digital saat ini ke dalam kehidupan sehari-hari. (tya/svc/ap)