Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

4 Perbedaan Internet Kabel dan Starlink di Indonesia, Mulai dari Kecepatan Koneksi Hingga Data Transmisi

Aris Hariyanto • Minggu, 19 Mei 2024 | 16:37 WIB
Ilustrasi perbedaan internet kabel dan Starlink di Indonesia.
Ilustrasi perbedaan internet kabel dan Starlink di Indonesia.

RADARSEMARANG.ID - Perkembangan teknologi internet telah membawa berbagai pilihan koneksi yang digunakan.

Misalnya seperti penggunaan internet kabel dan internet Starlink yang yang menggunakan satelit.

Tentunya, kedua jenis koneksi tersebut memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda.

Dan hal tersebut dapat memengaruhi pilihan pengguna berdasarkan kebutuhan dan kondisi mereka.

Berikut ini terdapat empat perbedaan utama antara layanan internet kabel dan Starlink yang baru saja mengorbit di Indonesia.

1. Kecepatan Koneksi

Secara umum, internet kabel mempunyai koneksi lebih cepat dibandingkan internet satelit.

Kecepatan internet kabel bisa mencapai hingga 2.000 Mbps (2 TB), sedangkan koneksi internet satelit (Starlink) menawarkan kecepatan 25 hingga 200 Mbps.

Beberapa pengguna di Indonesia diketahui telah melaporkan kecepatan koneksi internet Starlink berkisar 300-400 Mbps.

2. Biaya Pemasangan

Internet kabel seringkali memiliki harga yang lebih terjangkau daripada biaya pemasangan Starlink yang menggunakan satelit.

Pengguna internet kabel biasanya dapat memilih paket bundel yang mencakup layanan internet dan televisi, dan harganya juga berbeda-beda dari tiap provider dan negara tempat tinggal.

Sedangkan Starlink diketahui memiliki biaya yang lebih tinggi, dengan perangkat awal sekitar Rp 7,8 juta di Indonesia dan biaya langganan bulanan sekitar Rp 750.000.

3. Proses Instalasi

Biasanya, instalasi internet kabel di Indonesia dilakukan oleh teknisi dari penyedia layanan tanpa biaya tambahan.

Pengguna cukup menunggu kedatangan teknisi dan akan memasang perangkat yang diperlukan.

Sedangkan proses instalasi Starlink, pengguna harus memasang sendiri perangkatnya di tempat dengan pandangan langit yang tidak terhalang, seperti di atas atap rumah.

Hal ini tentunya bisa menyulitkan pengguna yang tinggal di apartemen atau tempat dengan ruang terbatas.

Gangguan pandangan antara antena dan langit dapat menyebabkan kualitas sinyal yang diterima menjadi kurang baik.

4. Data Transmisi

Penggunaan kabel internet kabel menggunakan kabel coaxial bawah tanah untuk mentransmisikan data.

Kabel coaxial ini terbuat dari tembaga yang dilapisi insulasi, sehingga memungkinkan transfer data yang cepat.

Di sisi lain, kabel optik lebih cepat daripada kabel koaksial seperti yang digunakan untuk sinyal televisi kabel.

Sebaliknya, data transmisi Starlink menggunakan gelombang radio dari satelit ke antena pengguna yang diterima melalui modem.

Kemudian modem akan menerjemahkan sinyal tersebut menjadi koneksi internet. Namun, cuaca buruk dapat mengganggu koneksi satelit dan menyebabkan gangguan pada transmisi sinyal.

Editor : Baskoro Septiadi
#Cuaca Buruk #internet kabel #provider #koneksi internet Starlink #Kabel Optik #starlink #Internet Satelit Starlink #instalasi Starlink #Perbedaan Internet Kabel dan Starlink #layanan internet #transfer data #biaya pemasangan starlink #modem #koneksi internet #coaxial #transmisi sinyal