Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diklaim Imbas dari PHK Massal, 12 Fitur Google Assistant Segera Dihapus Pekan Depan, Apa Saja?

A
Penulis: Aris Hariyanto❯
Google Assistant.
Google Assistant.

RADARSEMARANG.ID - Perusahaan Google dikabarkan telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawanya di berbagai divisi.


Advertisement

Tercatat 1000 karyawan telah di PHK oleh Google termasuk divisi teknik dan layanan serta tim dalam Google Assistant.

Selain itu, tim Perangkat dan Layanan PA (DSPA) yang mengelola perangkat keras Pixel, Nest, dan Fitbit telah dirumahkan sebagian.

Keterangan tersebut dinyatakan oleh pihak perusahaan Google sendiri pada Sabtu (13/1) yang dikutip dari laman TechCrunch.

Advertisement

Namun demikian, pihaknya diketahui meremehkan perkembangan yang menyatakan bahwa PHK adalah bagian dari perubahan organisasi.

Sementara itu, melalui laman postingan blog mereka, mulai 26 Januari 2024 pihaknya akan menghapus beberapa fitur Google Assistant.

Sedangkan menurut laman 9to5Google, sebagian besar dari fitur tersebut akan dihapus sepenuhnya pada 26 Februari 2024.

Advertisement

Meski demikian, penghapusan fitur tersebut apakah karena imbas dari PHK karyawan Googgle masih belum diketahui.

Pihaknya menggungkapkan bahwa penghapusan fitur Google Assistant dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kehandalan layanan.

Selanjutnya terdapat 12 fitur Google Assistant yang diklaim akan dihapus oleh mereka, berikut daftarnya;

1. Pengontrol audio book sudah tidak tersedia lagi dengan fitur suara, namun pengguna masih tetap dapat mentransmisikannya dari ponsel.

2. Pengelola buku masak dengan resep, video instruksi, dan panduan langkah demi langkah tidak akan ada lagi. Akan tetapi pengguna masih dapat menggunakan Asisten Google dalam fitur tersebut via online atau channel YouTube.

3. Alarm media, musik, atau radio di perangkat Asisten Google juga akan dihapus. Sebagai alternatifnya, dapat menggunakan alarm strandar.

4. Stopwatch Smart Display dan Speaker sudah akan dihapus, namun pengaturan timer dan alarm masih dapat dilakukan.

5. Pesan siaran (Broadcast) ke grup untuk melakukan panggilan suara ke perangkat keluarga Google akan ditiadakan. Namun, siaran ke perangkat yang ada di rumah masih dapat dilakukan.

6. Perintah suara untuk pengiriman email, pesan video atau audio akan dihapus dari pilihan, sedangkan untuk mengirim pesan teks dan panggilan masih ada.

7. Permintaan informasi kontak pada opsi pengguna akan dihapus, sebagai penggantinya melalui panggilan telepon untuk dapat terhubung.

8. Mode mengemudi Asisten Google di Google Maps tidak lagi menyertakan Peluncur Aplikasi untuk pesan dan panggilan. Meskipun begitu, pengguna masih dapat menggunakan kontrol suara di Google Maps.

9. Perangkat Fitbit Sense dan Versa 3 tidak menyediakan kontrol suara untuk aktivitas.

Sebagai gantinya, terdapat tombol pada perangkat untuk mengontrol aktivitas pengguna. Namun, pada Pixel Watch tetap mendukung kontrol suara untuk beraktivitas.

10. Smart Display tidak akan menampilkan ID penelepon pada panggilan dari speaker, namun aplikasi Duo dapat menggantikan peran tersebut.

11. Pemeriksaan suara untuk perencanaan perjalanan sudah dihapus, tetapi pengguna masih dapat menanyakan statusnya (penerbangan).

12. Penghapusan fitur dukungan untuk melakukan tindakan suara seperti mengirim pembayaran, membuat reservasi, atau memposting di media sosial.

Meskipun begitu, pengguna masih bisa meminta Google Assistant untuk membuka aplikasi yang terpasang.

Meskipun tidak semua fitur pendukung Google Assistant akan dihapus, Google masih melakukan perbaikan pada aplikasinya dengan penambahan fitur baru.

Advertisement
Editor : Baskoro Septiadi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

SIM Tertinggal Saat Razia? Jangan Panik, Kini Cukup Tunjukkan HP, SIM Digital Bisa Aktif dalam 2 Menit

SIM Tertinggal Saat Razia? Jangan Panik, Kini Cukup Tunjukkan HP, SIM Digital Bisa Aktif dalam 2 Menit

Polri terus mendorong masyarakat untuk membuat SIM digital, sebagai langkah praktis tanpa perlu membawa SIM fisik

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Dari Korban PHK hingga Berangkat Umrah, Bluebird Jadi Keluarga Kedua Budi Prasetyo

Berawal dari korban PHK. Budi menemukan keluarga kedua di Bluebird. Ia bisa bangkit kembali mengais rezeki untuk keluarga. Selain itu juga bisa menyekolahkan anaknya dengan beasiswa dan juga mengumrahkan kedua orang tua.

Yudi Indras Jembatani Tuntutan Buruh Jateng ke DPR RI, Soal PHK Bakal Disalurkan ke Perusahaan Baru

Yudi Indras Jembatani Tuntutan Buruh Jateng ke DPR RI, Soal PHK Bakal Disalurkan ke Perusahaan Baru

Yudi Indras Jembatani Tuntutan Buruh Jateng ke DPR RI, Soal PHK Bakal Disalurkan ke Perusahaan Baru

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer