Bitcoin vs Quantum Computing: Mengapa BTC Lebih Rentan Ketimbang Ethereum dan Solana?

RADARSEMARANG.ID, Bos BitMine Immersion Technologies, Tom Lee, baru-baru ini menyoroti ancaman quantum computing terhadap aset kripto dalam wawancara.
Menurutnya, Bitcoin (BTC) menghadapi risiko yang jauh lebih besar dibandingkan Ethereum (ETH) dan Solana (SOL) ketika era komputer kuantum tiba.
Baca Juga: Kenapa Ada Bitcoin Cash? Beda BCH vs BTC, Ini Sejarah Lengkapnya!
Apa Itu Q-Day dan Mengapa Bitcoin Khawatir?
Q-Day merujuk pada momen ketika komputer kuantum cukup kuat untuk memecahkan sistem enkripsi yang saat ini digunakan.
Lee mengutip pandangan peneliti Google yang menyatakan bahwa perkembangan teknologi kuantum semakin mendekati titik kritis tersebut.
Google sendiri bahkan menargetkan migrasi penuh infrastruktur mereka ke post-quantum cryptography pada tahun 2029 sebagai langkah antisipasi.
Lee dengan tegas menyatakan:
“It’s probably not gonna be a problem for Ethereum or Solana. But for Bitcoin they haven’t come to a consensus on how to prevent Q-Day.”
Maksudnya hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah bagi Ethereum atau Solana. Namun, untuk Bitcoin, belum ada konsensus mengenai cara mencegah Q-Day.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



