
RADARSEMARANG.ID – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai temu kangen alumni SMA Pius Kota Tegal angkatan 1991 atau SMAPI 91 di Kafe Nelayan, Bahari Heritage Hotel & Convention, Tegal, Sabtu (24/10). Sekitar 40 alumni dari berbagai kota hadir untuk melepas rindu, mengenang masa sekolah, sekaligus merawat persahabatan yang telah terjalin lebih dari tiga dekade.
Para alumni datang dari sejumlah daerah, mulai Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Pemalang hingga wilayah Tegal Raya. Anton menjadi salah satu alumni yang menempuh perjalanan terjauh. Ia sengaja datang dari Lampung demi mengikuti pertemuan yang berlangsung penuh canda dan kehangatan tersebut.
Ketua Alumni SMAPI 91 Iskandar mengatakan, temu kangen akan menjadi agenda rutin yang digelar minimal setahun sekali. Kegiatan itu direncanakan berlangsung bersamaan dengan pengundian arisan periode baru setiap Oktober.
“Ini akan jadi kegiatan tahunan, berbarengan dengan kocokan arisan baru pada bulan Oktober,” kata General Manager Jawa Pos Radar Semarang tersebut.
Menurut Iskandar, pertemuan semacam ini semakin penting ketika para alumni telah memasuki usia 50 tahun ke atas. Mengenang masa remaja saat duduk di bangku SMA bukan sekadar bernostalgia, melainkan juga menjadi cara merawat ikatan persahabatan sebelum waktu membatasi kesempatan untuk berkumpul.
“Teman-teman ini bagian dari kehidupan kita sebelum kita semua menjadi seperti sekarang. Mumpung masih sehat, sebaiknya kita sering berkumpul dan mengingat kebersamaan dulu. Sebab, ke depan, teman-teman kita bukan semakin bertambah, tetapi justru bisa semakin berkurang karena faktor kesehatan dan takdir yang tidak bisa kita hindari,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan tentang arti kesempatan untuk bertemu kembali setelah puluhan tahun menjalani kehidupan masing-masing.
“Kalau sekarang kita bisa berkumpul dalam temu kangen SMAPI 91, itu bukan semata-mata karena kita menyempatkan waktu untuk hadir. Melainkan karena waktu telah berbaik hati memberikan kesempatan kepada kita untuk saling bertemu,” kata Iskandar.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Linawati, alumni kelas A.2. Selain memohon kelancaran kegiatan, doa tersebut juga ditujukan bagi rekan-rekan alumni yang telah meninggal dunia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

