Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rapatnya kapal yang diparkir dan banyaknya barang-barang yang mudah terbakar membuat amukan si jago merah suli dijinakan.
Kapolres Tegal Kota AKBP Rahmad Hidayat mengatakan kencangnya embusan angin membuat kobaran api yang awalnya membakar salah satu kapal, cepat menyebar ke kapal-kapal lainnya. Rapatnya parkiran kapal yang tengah diperbaiki dan sulit digerakkan membuat kebakaran sangat cepat menjalar ke sejumlah kapal lainnya.
Menurut Kapolres, selain armada damkar dari Kota Tegal, pemadaman api juga didukung armada-armada damkar dari Kabupaten Brebes dan Tegal.
"Saat ini kita memastikan agar api bisa dilokalisasi dan tidak menjalar ke permukiman penduduk. Karena tempat kejadian perkara (TKP) ini dekat dengan permukiman yang padat penduduk," ungkapnya.
Kapolres menambahkan Polres Tegal Kota juga sudah menghubungi pemilik-pemilik kapal yang terbakar. Ini diperlukan untuk identifikasi jika ada barang-barang muatan kapal yang musdah terbakar seperti bahan bakar minyak (BBM) solar ataupu lainnya.
"Ini diperlukan untuk mengantisipasi semakin bertambahnya kobaran api. Karena jika masih ada barang-barang yang mudah terbakar di kapal, upaya pemadaman akan berlangsung lama," terang Kapolres.
Hingga saat ini jumlah kerugian, rinci Kapolres, masih dalam pendataan. Apalagi ada pemilik kapal yang mempunyai hingga dua dan lima kapal yang diparkir di TKP.
"Kita terus berkoordinasi dengan pemilik kapal, utamanya terkait isi muatan dan jumlah pasti kapal yang menjadi korban. Saat ini berdasarkan pendataan ada 15 kapal," ujar Kapolres lagi. (muj/zul/radartegal/bas)
Advertisement
Advertisement
Radar SemarangIkuti
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!
Artikel Terkait
Advertisement
Berita Terkini
Advertisement
Advertisement





