KLENTENG – RADARSEMARANG.ID
27.4 C
Semarang
Rabu, 22 Mei 2019

Label: KLENTENG

HUT Dewa Keadilan dan Kejujuran

NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

Perawatan Klenteng

BERSEJARAH: Pilar Naga dibuat oleh pengukir dari Tiongkok oleh keluarga Touw saat mendirikan klenteng. (LUTFIE HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Istimewa karena Keberadaan Kang Lam Tay Ong

PENGABDI DEWA-DEWI: Para locu di Klenteng Hok Ho Bio Wonosobo. (SUMALI IBNU CHAMID/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Jadi Locu Batin Lebih Tenang

LUKISAN DEWA: Pengurus Klenteng Hok Tek Tong menunjukkan aneka lukisan dewa di dalam klenteng. (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Bertemunya Umat Lintas Agama

NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG

Bersihkan Klenteng

KHUSYUK: Umat Tri Dharma usai menggelar upacara peringatan HUT, khusyuk berdoa didepan altar Bunda Bumi (Te Bo/Di Mu). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Gelar Doa Bersama untuk Bangsa

PENJAGA KELENTENG: Bambang Jos di Kelenteng Hwie Tek Bio Lampersari yang sudah berusia 109 tahun. (Nurchamim@radarsemarang.com)

Dianggap Kelenteng Tiban dari Langit

ATRAKSI: Pertunjukan Liong di halaman kelenteng memukau penonton. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

Warga Kesulitan Nonton Acara Cap Go Meh

Terkini

Terpopuler