24.7 C
Semarang
Sabtu, 23 November 2019

Label: angin ribut

TEMPAT MENGUNGSI : Warga mengambil makanan dari dapur umum di Balai Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Sejumlah rumah yang rusak pada bagian atapnya akibat angin ribut. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

Ribuan Warga Mengungsi Angin Ribut Rusak Rumah

KERJA BAKTI: Warga dibantu aparat TNI dan Polri membersihkan puing-puing bangunan di Desa Surengede Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo yang rusak akibat diterjang angin ribut. (DOK HUMAS POLRES WONOSOBO)

Puluhan Rumah Disapu Angin

Ayoo! Bergabung dengan kami..

12,245FansSuka
4,913PengikutMengikuti
9PengikutMengikuti
271PelangganBerlangganan

TERKINI

Berita Lainnya

BELUM BER-SNI: Produk mainan anak-anak berupa truk yang banyak dijajakan di Magelang sebagian besar belum sesuai SNI. (DOK JAWA POS RADAR KEDU)

Ketika Produk IKM Dambakan SNI

Nelayan Keluhkan Dampak Kenaikan BBM

Empat Lantai Dibangun di Bawah Lapangan Pancasila

Bidik Gelar Pelipur Lara

Meski Mahal, Tak Putus Kontrak

Popular

TUTUP GBL: Ratusan wanita pekerja seks (WPS) Lokalisasi Gambilangu Kendal dan Kota Semarang saat acara seremoni penutupan lokalisasi di Aula Terminal Mangkang, Selasa (19/11). (kanan) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Bupati Kendal Mirna Annisa saat penyerahan uang tali asih secara simbolis kepada dua perwakilan WPS.(NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Dua Srikandi Tutup Lokalisasi Gambilangu

PUSAT PERBELANJAAN: Wali Kota Yuliyanto saat meninjau pusat perbelanjaan Anek Jaya kemarin. (ISTIMEWA)

Aneka Jaya Salatiga Dilengkapi Dua  Room Mini Theater

BERI MOTIVASI : Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman ketika memotivasi mahasiswa di kampus Pascasarjana Unnes. (IST)

Mahasiswa Unnes Punya Lima Hal