32.7 C
Semarang
Jumat, 22 November 2019

Label: Alarm

HUMAS POLRES KENDAL KESIAGAAN: Simulasi kesiapsiagaan anggota Polres Kendal dengan tes alarm styling atau panggilan luar biasa, kemarin. Tes Kesigapan, Kapolres Bunyikan Alarm Darurat KENDAL— Seluruh aparat Polres Kendal berhamburan keluar dan mengambil posisi siaga, setelah alarm styling berbunyi. Alarm tersebut menandakan kondisi kantor dalam keadaan genting. Tengah dalam ancaman atau serangan dari luar yang mencoba merusak gedung Mapolres. Mereka keluar dengan membawa senjata api. Beberapa polisi berlari menuju pintu gerbang dan menutupnya. Sebagian lainnya berlarian menuju balik pagar di sisi timur, barat, selatan dan utara untuk melakukan penjagaan. Sejumlah kelompok yang siap siaga langung membuat pagar betis di sekeliling gedung Mapolres untuk mengamankan kantor Polres Kendal dari serangan. Ruang arsip dan gudang senjata menjadi spot yang menjadi prioritas pengamanan. Sementara anggota Dalmas mengambil senjata dan segera mengambil posisi siaga. Dengan pakaian lengkap dan tameng, helm, senjata laras panjang dan pendek berbaris menjaga pintu masuk kantor Polres Kendal. Tapi serangan kali ini bukanlah kejadian betulan. Melainkan hanya tes kesiapsiagaan anggota Polres yang dilakukan oleh Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah, secara spontan. “Tujuannya untuk mengetahui sejauh mana tingkat kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan anggotanya,” kata Kapolres. Kegiatan simulasi pengamanan markas dengan alarm styling atau panggilan luar biasa, jelas Firman dilakukan sifatnya memang mendadak. Bahkan tidak ada satupun anggota dan jajarannya yang mengetahui. “Jadi tiba-tiba dan dan tanpa pemberitahuan sebelumnya, karena tujuannya memang untuk melatih kesiapan anggota,” paparnya. Hal itu, lanjut Firman juga untuk kesiapsiagaan Pilkada nantinya. Hal itu mengingat tingkat kerawanan semakin Pilkada sekarang ini trennya semakin meningkat. “Untuk itu kepekaan dan ketanggapan anggota dalam menyikapi perkembangan situasi dan kondisi di sekitarnya sangat dibutuhkan,” kata Kapolres. Wakapolres Kendal, Kompol Dili Yanto menambahkan bahwa alarm styling dilakukan ketika ada situasi kontijensi. Dimana keadaan dalam kondisi darurat dan membutuhkan kehadiran anggota Polri dalam jumlah banyak dengan segera. “Anggota perlu dilatih menghadapi kondisi seperti ini dan kapan pun. Melihat simulasi yang sifatnya sidak ini, seluruh anggota terpantau anggota Polres Kendal siaga,” tambahnya. (bud/zal)

Tes Kesigapan, Kapolres Bunyikan Alarm Darurat

Ayoo! Bergabung dengan kami..

12,244FansSuka
4,912PengikutMengikuti
9PengikutMengikuti
267PelangganBerlangganan

TERKINI

PENGHARGAAN: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak, Eko Pringgolaksito menunjukkan penghargaan terbaik dari Balai Bahasa Jateng. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Demak Juara Pertama Prasidatama Jateng

Ribuan Kapal Kecil Belum Berizin, Kok Bisa?

Berita Lainnya

Jelang lawan Bali United, Ivan Kolev Marah-marah

Raskin Tak Layak Konsumsi, Dijual Murah

Targetkan 525 Ribu Pengunjung

Pantau Bencana, BPBD Pasang CCTV

Petani Tagih Janji Bupati

Popular

TUTUP GBL: Ratusan wanita pekerja seks (WPS) Lokalisasi Gambilangu Kendal dan Kota Semarang saat acara seremoni penutupan lokalisasi di Aula Terminal Mangkang, Selasa (19/11). (kanan) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Bupati Kendal Mirna Annisa saat penyerahan uang tali asih secara simbolis kepada dua perwakilan WPS.(NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Dua Srikandi Tutup Lokalisasi Gambilangu

BERI MOTIVASI : Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Fathur Rokhman ketika memotivasi mahasiswa di kampus Pascasarjana Unnes. (IST)

Mahasiswa Unnes Punya Lima Hal

PUSAT PERBELANJAAN: Wali Kota Yuliyanto saat meninjau pusat perbelanjaan Anek Jaya kemarin. (ISTIMEWA)

Aneka Jaya Salatiga Dilengkapi Dua  Room Mini Theater