alexametrics

Buntut Pelanggaran Brutal di Laga PPSM vs Persak, Wasit Donas Terancam Dicopot

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Keputusan wasit Donas Putra Damaina yang hanya mengganjar kartu kuning pada pemain Persak Tri Hartanto pada laga versus PPSM Sakti di Stadion Moch Soebroto Senin (1/11/2021) terus menjadi sorotan. Pelanggaran keras Tri Hartanto yang menginjak leher bek PPSM Odsantino Berti bisa berakibat fatal. Kartu merah layak dilayangkan.

Komite Wasit Asprov PSSI Jateng Alil Rinenggo mengatakan, pelanggaran di lapangan terjadi di depan wasit. Kalau wasit ada di posisi yang agak jauh mungkin bisa dimaklumi. Hal tersebut menurutnya adalah keputusan yang sangat fatal.

Pelanggaran telak, yang seharusnya kartu merah. Tetapi wasit hanya memberinya kartu kuning. “Kalau sudah begitu, sudah nggak cakap untuk memimpin. Selesai ini nggak usah mimpin aja. Sudah selesai,” jelasnya.

Baca juga:  Basement RSUD Tidar Selesai Desember

Ketua Asprov PSSI Jateng Edi Sayudi mengatakan insiden yang tidak pantas itu, disengaja atau tidak disengaja, akan ada tindak lanjut. Hal tersebut menjadi kewenangan pihak operator. Sedangkan untuk wasit yang bersangkutan juga menjadi kewenangan komite wasit dalam menilai kinerja wasit.

Edi menegaskan, perjalanan kompetisi Liga 3 tidak akan berpengaruh atas kejadian itu. Liga akan tetap berjalan sesuai rencana. Tapi bagi petugas yang bertugas pada saat kejadian itu, akan dievaluasi. “Komisi perwasitan sudah melaporkan akan di lakukan penilaian kinerja wasit dan lain sebagainya,” akunya.

Edi juga menyayangkan keputusan PPSM yang memilih tidak melanjutkan pertandingan sampai selesai. Padahal sisa waktu pertandingan masih sekitar 10 menit. Kondisi ini sedang dalam kajian Komisi Disiplin.

Baca juga:  LIB Siapkan Stadion Manahan untuk Uji Coba Kehadiran Penonton di Seri Ketiga Liga 1

Data-data selama pertandingan sedang dikumpulkan, di antaranya perangkat pertandingan dan saksi. “Saya tetap menunggu laporan dari Pengawas Pertandingan dan segala macam,” ungkapnya.

Pria yang juga ketua Fraksi PKB DPRD Demak itu mengaku sudah berkomunikasi dengan pihak PPSM Sakti Magelang. Untuk memastikan sejauh mana kondisi pemain yang bersangkutan. Saat itu, panitia pelaksana merasa ketakutan karena pemain langsung lemas dan dibawa di rumah sakit. “Kabar terkini anak tersebut sudah sehat kembali,” tandasnya. (haw/ton)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya