alexametrics

Brace Rahmad Sofhyan Bawa PPSM Magelang Raih Victory Perdana

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – PPSM Magelang akhirnya meraih kemenangan perdana di ajang Liga 3 Jateng. Tim asuhan Bena Seto Windryanto menang atas ISP Purworejo 2-3 di Stadion Moch Soebroto Magelang Rabu (3/11/2021) Sore.

Meski menang, posisi PPSM Magelang di klasmen grup D masih belum aman. PPSM berada di posisi kelima dengan raihan tiga poin dan selisih gol minus satu, sama dengan PSIW Wonosobo.

Menghadapi ISP Purworejo, PPSM mencoba lebih menekan sejak awal. Namun ISP yang juga menargetkan tiga poin perdana juga tidak ingin kalah begitu saja.

Tensi tinggi mulai tersaji di awal babak pertama. Perebutan bola di lini tengah sama-sama kuat. Melalui serangan balik, PPSM Sakti Magelang berhasil unggul pada menit ke-10. Rahmad Sofhyan membuka keunggulan PPSM setelah berhasil memanfaatkan umpan lambung Raikhan Shofi. Keunggulan 0-1 PPSM bertahan hingga turun minum.

Baca juga:  Museum di Kota Magelang Belum Dibuka untuk Umum

Pada babak kedua, ISP Purworejo yang juga ingin meraih tiga poin perdana mencoba lebih menekan. Pada menit ke-50 ISP Purworejo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Terus menekan, ISP berhasil comeback di menit ke-67 melalui tendangan bebas yang tidak bisa diantisipasi kiper PPSM.

Mengejar ketertinggalan 2-1, melalui berbagai serangan PPSM masih belum bisa memecah kebuntuan. PPSM berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78 melalui sontekan Henry Indra dan mengubah skor menjadi 2-2.

Rahmad Sofhyan akhirnya menjadi penyelamat PPSM setelah gol sundulan kepalanya mampu membuat tim berjuluk Laskar Macan Tidar menutup laga dengan kemenangan 2-3.

Usai laga Bena mengatakan, hingga menit ke-20 babak pertama, permainan timnya sesuai dengan instruksi. Namun, usai memimpin satu gol ia sedikit kecewa karena PPSM terlalu overconfidence dan mereka tidak menerapkan strategi maupun instruksi yang diberikan.

Baca juga:  Persibat Kehilangan Poin di Kandang

“Mereka ini terlalu bermain dengan jalan pikirnya masing-masing. Hal ini mengakibatkan tenaga mereka terlalu terforsir dan menjadi bumerang buat kita,” jelas Bena.

Bena mengakui di awal-awal babak kedua para pemain tidak fokus dan mengakibatkan tim lawan bisa mencetak dua gol. Ia akan mencoba melakukan evaluasi kepada para pemain untuk persiapan di laga selanjutnya, terutama dalam mengantisipasi perubahan taktik yang dilakukan lawan.

“Ini terjadi di babak kedua ketika lawan mengubah taktik, pemain kita malah kebingungan. Masih ada tiga hari, nanti akan saya coba benahi tim ini agar lebih baik di pertandingan selanjutnya,” ujarnya.

“Kita tetap optimistis, namun untuk menuju kata lolos ini target kita cuman satu. Yakni di setiap pertandingan para pemain harus memberikan warna dan permainan terbaik dengan tujuan meraih tiga poin,” tegasnya. (rfk/bas)

Baca juga:  Serasa Camping, Pemudik Bisa Istirahat di Tenda Dome Posko Mudik Gombel

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya