alexametrics

Persekap Lengah di Menit Akhir

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kajen – Persekap Kabupaten Pekalongan gagal raih poin penuh di laga pertama Liga 3 Jateng. Mereka hanya mampu bermain imbang Persiku Kudus dengan skor 2-2.

Laga yang digelar di Stadion Mochtar, Kabupaten Pemalang berlangsung pada Minggu (31/10) berlangsung dramatis. Dua tim ini sebelumnya pernah bertemu saat uji coba beberapa waktu lalu. Saat itu, Persekap kalah 0-1.

Persiku disebut-sebut lebih punya kepercayaan diri tinggi karena nama besarnya. Sementara Persekap, datang dengan optimisme tinggi. Pelatih Persekap Muhammad Hasan bahkan tegas menarget menang.

Pasalnya, kata dia, berkat pernah bertemu saat uji coba membuat tim nya mengenal corak permainan Persiku. Apalagi, tambahnya, kini Persekap dalam kekuatan penuh. “Kala itu kami belum punya pemain kunci. Kami hanya kalah 0-1. Makanya kami berani menarget menang di pertandingan sesungguhnya ini,” katanya.

Baca juga:  Saling Sindir saat Pesta Miras, Pria Ini Tega Bunuh Teman Sendiri

Benar, Persekap mampu meladeni Persiku sejak awal pertandingan. Bahkan bisa unggul lebih dulu pada menit ke-28 lewat aksi stiker andalan mereka, Yanuar Baehaki. Namun Persiku berhasil membalas pada menit ke-42 lewat Akbar Rizky. Babak pertama berakhir 1-1.

Babak kedua, jual-beli serangan makin banyak terjadi. Persekap sempat mengancam tendangan-tendangan dari luar kotak penalti. Tercatat, dua kali tendangan mengenai mistar gawang Persiku.

Upaya Laskar Ki Ageng Cempaluk tak sampai di sana. Serangan terus mereka lancarkan hingga jelang akhir pertandingan. Menit ke-82, Persekap bersorak. Kapten kesebelasan Dedi Porwanto mencetak gol. Persekap kembali unggul.

Keunggulan Persekap tak bertahan lama. Menit ke-85 Persiku membalas lewat Safna. Gol bermula dari kesalahan pemain belakang Persekap. Skor 2-2 bertahan hingga akhir laga.

Baca juga:  Tahun Depan, Pendapatan Daerah Direncanakan Naik 2,77 Persen

Muhamad Hasan kecewa Persekap gagal raih poin penuh. Ekspektasinya pupus lantaran kelengahan pemaian saat menit-menit akhir. Ia menyebut, dua gol Persiku harusnya tak terjadi. Sebab bukan melalui proses, melainkan karena kesalahan Persekap.

“Itu lah penyakit kami yang belum bisa sembuh. Kami masih sering lengah di menit akhir, ujarnya.

Skor imbang membuat Persekap dan Persiku harus berbagi angka. Pertandingan lain di Grup A, PSIP Pemalang menang telak 4-0 atas Persikaba Blora. (nra/bas)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya