Nasib Liga 3 Belum Jelas

Persik Kendal terancam tidak dapat berlaga di Liga 3 musim ini jika PSSI memutuskan membatalkan pagelaran kompetisi tersebut. (Baskoro Septiadi/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Penyelenggaraan Liga 3 musim ini terancam batal. Hal tersebut diketahui setelah Exco PSSI mengajukan usulan pembatalan dalam rapat bersama anggota Liga Indonesia Baru beberapa waktu lalu.

Asosiasi Provinsi (Asprov PSSI) Jawa Tengah yang menaungi penyelenggaran Liga 3 pun menyayangkan hal tersebut.

Ketua Asprov PSSI Jateng Edi Sayudi menilai, alasan yang digunakan untuk membatalkan liga dirasa kurang tepat. PSSI menanggap pemerintah kekurangan anggaran untuk penyelenggaraan Liga 3. Akibat terserapnya banyak anggaran untuk penanggulangan Covid-19. Meski tidak memungkiri hal tersebut, namun menurutnya alasan tersebut tidak kuat hingga sampai membatalkan liga.

Selain itu pihaknya khawatir pembatalan Liga 3 juga akan berdampak pada sistem kerja semua Liga. Terutama terkait promosi dan degradasi. Pasalnya jika ditiadakan pasti tidak ada klub Liga 2 yang tedegradasi. Dan sebaliknya tidak ada klub liga 3 yang promosi. Hal tersebut tentu menimbulkan atmosfer kompetisi yang tidak sehat. Dan berpotensi menjadi permasalahan di kemudian hari.

“Pasti kalau seperti itu klub Liga 3 menjadi tidak semangat untuk bertanding. Karena goalnya untuk promosi ke Liga 2 kan sudah tidak ada,” lanjutnya.

Maka dari itu pihaknya meminta PSSI dapat mempertimbangkan ulang ide tersebut. Sehingga jika Liga 1 dan Liga 2 terselenggara maka Liga 3 pun mengikuti. Pihaknya mengaku akan menunggu keputusan yang konkret terlebih dahulu. Sebelum memikirkan langkah selanjutnya.

“Yang pasti segera apapun keputusannya nanti saya akan langsung koordinasikan dengan tim-tim anggota liga 3. Agar dapat menanggapi dan mengabil sikap terbaik,” pungkasnya.

Sementara itu sebagai salah satu tim peserta Liga 3, Persik Kendal belum menentukan sikap. Saat ini Dicky Hermanu CS belum melakukan langkah persiapan dan masih menjalani latihan mandiri di rumah.

Ketua Harian Persik Kendal, Samsul Ma’arif menuturkan timnya masih menunggu keputusan dari PSSI pusat terkait hal tersebut. Meskipun begitu apapun keputusannya nanti, pihaknya akan tetap menghargai. Karena bagaimanapun semua  pasti sudah yang terbaik untuk semua pihak.

“Prinsipnya mau lanjut atau tidak kita serahkan faderasi yang memang berwenang. Yang pasti kita ikuti saja semua keputusan yang diambil. Selama demi kebaikan bersama,” pungkasnya. (akm/zal/bas)





Tinggalkan Balasan