Geruduk Pemain Persebaya, Fans Persidago Rupanya Ingin Bersalaman

266

JawaPos.com – Para pemain Persebaya Surabaya sempat dibuat kaget di akhir laga melawan Persidago Gorontalo, Selasa (19/2) sore, di Stadion 23 Januari Gorontali. Bagaimana tidak, ratusan suporter tuan rumah langsung turun ke lapangan usai wasit meniup peluit tanda akhir laga.

Ratusan Macan Mania-julukan fans Persidago Gorontalo-langsung turun ke lapangan begitu wasit Ahmad Tuharea meniup peluit akhir. Namun, mereka bukan kecewa karena laga berakhir dengan kekalahan Persidago 1-4.

Bukan pula untuk mengejar wasit. Tapi, mereka turun karena ingin berpose dan bersalaman dengan beberapa penggawa Persebaya Surabaya. 

“Harap maklum, Mas. Gorontalo kan jarang kedatangan tim besar,” kata Muhammad Paneo, salah satu pentolan Macan Mania kepada Jawa Pos. Pria 49 tahun itu bahkan ikut larut dalam euforia tersebut.

Paneo mengaku fans berat dari bek anyar Persebaya, Hansamu Yama. “Saya sempat jabat tangan (dengan Hansamu). Itu saja sudah bikin saya senang,” tegas Paneo. 

Bukan hanya Hansamu yang jadi sasaran selfie Macan Mania. Striker anyar asal Guinea-Bissau Amido Balde juga jadi idola. Maklum, pemain 27 tahun itu mampu mencetak brace dalam laga tadi sore. Saking besarnya animo, pihak keamanan sampai kewalahan membubarkan massa yang sudah kadung berkerumun. 

Bahkan, saat keluar ruang ganti, skuad Persebaya harus dikawal pihak kepolisian. Meski suasana sangat ramai dan tak karuan, gelandang Persebaya Misbakus Solikin mengaku tak masalah.

“Ya soalnya setiap melawan tim dari luar Jawa, apalagi Liga 3, kondisinya selalu seperti itu. Ya kalau kami sudah terbiasa sih,” tegas pemain 26 tahun itu. 

Selain Macan Mania, Bonek juga hadir di stadion. Jumlah mereka tak banyak. Hanya sekitar 20 orang. Mereka merupakan anggota Bonek Gorontalo. Kedatangan mereka juga disambut baik oleh Macan Mania.

“Yang jelas pasti senang sekali. Kami disambut hangat, Persebaya juga mampu menang,” tegas Ryan Dony, pentolan Bonek Gorontalo. 

Editor           : Agus Dwi W
Reporter      : Baskoro Yudha