alexametrics

Turunkan Lima Bek, PSIS Masih Kecolongan

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS gagal mencuri poin atas Arema pada matchday ke-2 Liga 1 2022/2023 setelah tumbang 2-1 atas tim berjuluk Singo Edan itu di Stadion Kanjuruhan Malang Sabtu (3/7) malam.

Padahal, tim berjuluk Mahesa Jenar berpeluang mencuri poin saat Taisei Marukawa mencetak gol lebih dulu di menit ke-75. PSIS kehilangan konsentrasi sehingga tuan rumah mampu membalikan keadaan menjadi 2-1 melalui gol Ilham Udin Armaiyn di menit ke-79 dan gol Sergio Silva di detik terakhir masa injury time.

PSIS sebenarnya mengawali laga lawan Arema kemarin dengan dengan baik. Strategi ‘parkir bus’ dengan skema 5-3-2 ketika bertahan dan 3-5-2 ketika menyerang yang coba diterapkan coach Sergio Alexandre mampu membuat Singo Edan puyeng.

Baca juga:  Waspada Lur! Banjir Rob Intai Pantura, Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 2,5 Meter Tiga Hari Kedepan

Lini depan Arema yang mengandalkan trio Adam Alis Dendi Santoso dan Abel Camara gagal menembus lima bek PSIS yaitu Fredyan Wahyu, Alie Sesay, Wahyu Prasetyo, Alfreandra Dewangga dan juga Frendi Saputra.

Dengan strategi tersebut, PSIS praktis hanya mengandalkan counter attack melalui Taise Marukawa dan Jonathan Cantillana di depan. Sedangkan Delfin Rumbino, Wawan Febrianto, dan Guntur Triaji, diberi tugas menjaga kedalaman.

Pun begitu dibabak kedua, coach Sergio tetap berharap pada strategi parkir bus untuk menahan gempuran Arema. Tenaga segar seperti Ahmad Syiha Buddin, Reza Irfana, Eduardus Aditya, Hari Nur Yulianto dan Oktafianus Fernando dimasukkan untuk memuluskan taktik pelatih asal Brasil itu.

Baca juga:  Begal Payudara Beraksi di Sendangmulyo, Tertangkap dan Sempat Diamuk Massa

Skenario sebenarnya berjalan mulus. Bahkan Mahesa Jenar sempat mencetak beberapa peluang emas dan leading 0-1 sebelum akhirnya Singo Edan mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 di detik akhir masa injury time babak kedua.

Sergio Alexandre mengakui, skenario yang dia inginkan di laga kemarin sebenarnya mampu dijalankan dnegan baik oleh Frendi Saputra dkk. “Tapi akhirnya dua kali set piece ‘membunuh’ kami di menit akhir. Sebenarnya rencana sudah berjalan dengan baik,” kata mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu.

Sergio juga mengakui kehilangan Carlos Fortes di lini depan cukup mempengaruhi performa timnya di dua laga awal Liga 1.”Kehilangan striker utama seperti Fortes memang cukup sulit. Lawan Arema kami terpaksa memainkan Jonathan lebih ke depan sebagai false nine. Tapi memang butuh waktu karena itu bukan posisi aslinya,” pungkasnya.

Baca juga:  Dragan Usulkan Latihan Mulai 1 Agustus

Setelah meraih hasil imbang 1-1 lawan RANS Nusantara Fc di laga perdana dan tumbang 2-1 atas Arema di laga kedia, Mahesa Jenar akan melakoni laga ketika kompetisi kasta tertinggi itu di kandnag menjamu Barito Putra 6 Agustus 2022 mendatang. (bas/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya