alexametrics

PSIS ke Malang Tanpa Pemain Asing

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Laga uji coba PSIS versus Arema Malang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (22/5) besok akan menjadi ujian pertama tim berjuluk Mahesa Jenar di pramusim Liga 1 2022/2023 ini.

Hanya saja di laga uji coba perdana itu kemungkinan besar PSIS tidak bisa menurunkan pemain asingnya. Empat legiun asing yaitu Alie Sesay, Taisei Marukawa, Carlos Fortes, dan Juga Jonathan Cantillana baru bisa bergabung pekan depan.

“Yang jelas tidak ada target khusus di Malang. Kami ingin lihat sejauh mana kebugaran fisik, kemudian finishing-nya seperti apa setelah lama libur,” kata General Manajer (GM) PSIS Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Sementara di laga uji coba besok, pihak panitia pelaksana (panpel) sengaja melakukan pembatasan kapasitas Stadion Kanjuruhan. Jumlah penonton yang hadir maksimal hanya 2/3 dari kapasitas stadion.

Baca juga:  Ibunda Ungkap Percakapan Terakhir dengan Serka Ari Baskoro Sebelum Gugur di Papua

Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris merinci bila untuk laga tersebut pihaknya hanya mencetak 30 ribu lembar tiket. Ada tiga kategori ticketing. Yang termahal dibandrol Rp 150 ribu. ”Tiket ekonomi dibanderol dengan harga Rp 40 ribu, kelas VIP Rp 100 ribu, dan VVIP Rp 150 Ribu,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang (Jawa Pos Group).

Keputusan Panpel tidak mencetak tiket laga itu sesuai kapasitas Stadion Kanjuruhan. Meski begitu, alasan utamanya untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab untuk laga pertama yang dihadiri penonton, kapasitas stadion belum boleh maksimal. ”Ada penerapan dan penyesuaian prokes ketat nantinya. Salah satunya mengenai kapasitas stadion yang bisa digunakan,” imbuh Haris.

Baca juga:  PSIS Bakal Jamu Arema di Magelang

Selain itu, setiap penonton juga diwajibkan telah menerima vaksin booster. Pihak panpel berharap aturan itu bisa dipahami dan dijalankan sebaik mungkin. Sebab, tidak menutup kemungkinan kalau laga tersebut akan menjadi jalan membuka izin digelarnya kompetisi dengan kehadiran suporter di stadion. ”Ini demi menjaga semangat kembalinya suporter ke stadion setelah dua tahun harus absen karena pandemi,” kata dia.

Saat ini, Haris memastikan Stadion Kanjuruhan sudah siap 100 persen menyelenggarakan pertandingan. ”Untuk lapangan sudah oke, lampu, ruangan, fasilitas parkir, dan akses mobilitas pengamanan juga sudah siap,” kata dia. Begitu juga restu dari Bupati Malang HM Sanusi sudah dikantongi. (bas/ida)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya