alexametrics

Jelang PSIS VS Persikabo 1973, Kalau Gagal Menang Lagi, Mahesa Jenar Bakal Makin Tenggelam

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang –  Menghadapi laga versus Persikabo 1973 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Senin (28/2) sore ini pukul 15.15 WIB PSIS masih dihantui problem belum bisa menang.

Mahesa Jenar terakhir menang lawan Persiraja Banda Aceh pada 12 Januari 2022 lalu dengan skor 1-0. Setelah itu, PSIS belum pernah menang di delapan laga, yaitu hanya bermain imbang 0-0 lawan Arema, kalah 2-1 atas Madura United, imbang 0-0 lawan Persebaya, kembali imbang 0-0 lawan Persik, kalah 1-2 atas Barito Putera, imbang 0-0 lawan Persib, tumbang 0-1 atas Bali United dan terakhir imbang 1-1 lawan Borneo FC.

Hal itu cukup mengkhawatirkan. PSIS saat ini harus bersaing dengan tujuh tim lainnya untuk survive di papan tengah klasemen Liga 1. Untuk sementara ini, Mahesa Jenar bertengger di peringkat 9 dengan raihan 35 poin.

Baca juga:  Indomaret di Jalan Gatot Subroto Terbakar, Karyawan Panik Berhamburan

Di atas PSIS ada Borneo FC (39 poin), Persija (38 poin) dan Persik (36 poin). Di bawah Mahesa Jenar menempel ketat tim-tim seperti Persita (34 poin), PSS Sleman (31 poin), Persikabo 1973 (30 poin) dan Madura United (30 poin).

Terpeleset sekali saja dan tim-tim lain berhasil meraih poin penuh, Wallace Costa dkk akan semakin terpuruk mendekati zona merah. Oleh karena itu, pilihannya bagi PSIS adalah menang atau semakin terbenam.

Secara teknis, kendala PSIS kata Resal adalah masih kesulitan mencetak gol. Pemain-pemain offensif PSIS, seperti Chevaughn Walsh, Hari Nur Yulianto, Septian David, Komarudin hingga Flavio Beck masih seret gol.

PSIS juga dipastikan tidak bisa diperkuat Pratama Harhan yang sudah hijrah ke Jepang. Yang membuat lega, di luar hasil tes PCR pagi ini, semua pemain PSIS siap diturunkan, termasuk Alfeandra Dewangga dan Jonathan Cantillana yang absen karena hukuman akumulasi kartu di laga sebelumnya.

Baca juga:  Tinggal Finishing, PSIS Siap Kolaborasi untuk Kelola Stadion Jatidiri Semarang

“Setelah lawan Borneo kami langsung mencoba membenahi kekurangan. Hal utama yang kami lakukan adalah mengangkat motivasi pemain agar bisa bangkit dan menang lawan Persikabo 1973,” terang Resal.

Winger PSIS yang tampil 90 menit di laga lawan Borneo, Komarudin, mangatakan, para pemain siap bertanding dengan menerapkan apa yang sudah dipersiapkan saat latihan. “Kami akan segera bangkit untuk kemenangan. Terus berpikir positif. Harapannya kita bisa meraih poin penuh. Kami selalu menganggap setiap pertandingannya seperti final,” katanya.

Sementara di kubu Persikabo 1973, coach Liestiadi menjelaskan, timnya sedang dalam tren positif usai menang 2-0 atas PSS Sleman pada laga sebelumnya. Sedangkan pada pertemuan di putaran pertama 18 November 2021 lalu Persikabo 1973 dan PSIS harus puas bermain imbang 2-2.

Baca juga:  PSIS Perbaiki Possession, Pressing dan Transisi

“Pemain kami sehat dan bugar semua. Pemain yang karantina juga sudah ada yang kembali. Semoga dua gol seperti pada pertemuan pertama lawan PSIS bisa terulang lagi,” kata pelatih 53 tahun itu.

Full back Persikabo 1973 Ahmad Birrul Walidain mengaku, seluruh persiapan sudah mereka lakukan. Dia sudah siap menghadapi Mahesa Jenar. “Kami ingin menjaga tren positif. Bisa menang pertandingan besok (hari ini, Red). Semoga lancar dan bisa menghibur seluruh rakyat Indonesia,” terang mantan pemain Persela itu. (cr1/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya