alexametrics

Jelang PSIS vs Barito Putera, Dag-Dig-Dug Tunggu Hasil PCR

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Bukannya tegang jelang melakoni laga Liga 1, PSIS saat ini justru dibuat dag-dig-dug dengan hasil tes PCR rutin yang dilakukan menjelang laga di kompetisi kasta tertinggi itu. Kamis sore (10/2) ini, tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut akan melakoni laga versus Barito Putra di Stadion I Wayang Dipta Gianyar pukul 15.00 WIB. Wallace Costa dkk telah melakoni tes PCR pada Rabu (9/2) malam, dan hasilnya akan keluar Kamis (10/2) pagi ini.

“PSIS sedang krisis pemain dan masih cukup sulit. Kita lihat saja official training nanti siapa yang siap dan pastinya menunggu hasil PCR besok (hari ini, red),” jelas head coach PSIS, Dragan Djukanovic kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kekhawatiran Dragan bukan tanpa alasan, di laga sebelumnya yaitu ketika bermain imbang 0-0 lawan Persik Kediri, Mahesa Jenar harus kehilangan 12 pemain karena tes PCR mereka menunjukkan hasil positif. PSIS hanya bisa memasukkan 16 pemain di daftar susunan pemain yang mayoritas dihuni oleh pemain belakang.

Baca juga:  Wali Kota Hendi Mencium Ketidakberesan Pengundian Lapak Pasar Johar

Di laga sebelumnya yaitu versus Persebaya, coach Dragan harus kehilangan tiga pemain yang positif. Nah, di laga versus Barito Putera nanti bukan tidak mungkin PSIS masih akan mengalami krisis pemain. Jika kurang dari 14 pemain yang siap, sesuai aturan operator kompetisi laga akan ditunda.

Celakanya lagi, sore nanti PSIS dipastikan tidak bisa menggunakan tenaga dua pemain pilarnya, yaitu breaker Finky Pasamba dan bek serba bisa Wahyu Prasetyo yang harus absen karena hukuman akumulasi kartu.

“Yang jelas kita juga sudah memikirkan hal itu, di masa sulit seperti ini semua pemain yang sudah kita daftarkan harus siap main. Kita tunggu saja hasil tes besok (hari ini, Red),” kata juru taktik asal Serbia itu.

Salah satu solusi untuk mengatasi problem krisis pemain kata Dragan adalah mendatangkan dua pemain dari Semarang, yaitu Fredyan Wahyu dan Andreas Ado yang telah lama absen karena dibekap cidera.

Baca juga:  Hindari Cedera di Pramusim

“Kami belum tahu kondisi mereka siap main atau tidak. Mereka absen sekitar dua bulan karena cedera. Kami akan melihat kondisi mereka di official training nanti (kemarin, Red),” sambung Dragan.

Dragan menambahkan, meski saat ini Barito Putera sedang terseok dan berada di zona degradasi, namun sejatinya tim berjuluk Laskar Antasari itu memiliki skuad yang komplet. Mereka juga mendatangkan juru taktik berpengalaman, Rahmad Darmawan di jeda putaran pertama lalu.

Barito Putera juga mendatangkan dua legiun asing berpengalaman yaitu Bruno Matos dan Renan Alves. Dua pemain asing lainnya yang telah bergabung dengan Barito sebelumnya adalah Rafael Silva dan Kim Jin Sung. “Barito adalah salah satu tim yang kuat dan sangat bagus. Saya merasa terkejut di musim ini mereka berada di zona merah. Selain itu, Barito memiliki pemain individual yang cukup bagus,” beber Dragan.

Yang patut diwaspadai, kata Dragan, Barito Putera sore ini tentunya akan tampil dengan motivasi berlipat untuk keluar dari zona merah.  “Pastinya Barito ingin menang dan mereka akan mengerahkan kemampuan mereka. Tak hanya 100 persen, mungkin bahkan 200 persen untuk bisa memenangkan pertandingan,” tuturnya.

Baca juga:  Harga Tiket Uji Coba PSIS Vs PSM Makassar 28 Mei di Stadion Jatidiri Semarang

Pemain muda PSIS Damas Damar Jati menambahkan, semua pemain sudah siap menjalankan instruksi pelatih. Harapannya, PSIS bisa meraih poin penuh lawan Barito. Pemain 22 tahun itu mengaku cukup senang bisa tampil 90 menit di laga versus Persik Kediri. “Tentunya kepercayaan dari pelatih bisa menaikkan kepercayaan diri saya,” ujarnya.

Head coach Barito Putera Rahmad Darmawan menuturkan, raihan poin penuh lawan PSIS cukup penting bagi timnya mengingat Bayu Pradana dkk belum pernah menang di enam laga terakhir.

“Sudah saya sampaikan ke pemain untuk memenangkan pertandingan pasti dibutuhkan semangat dan daya juang tinggi setiap pertandingan. Selain itu juga butuh ketenangan pengaturan ritme permainan agar kita tidak terburu-buru mengeksekusi momen sebuah gol. Karena kunci sebuah kemenangan kita sukses mencetak gol,” katanya. (cr1/bas/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya