alexametrics

PSIS Bakal Beri Perhatian Khusus untuk Gelandang Persebaya Taisei Marukawa

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Duel klasik bakal tersaji di matchday ke-22 Liga 1. Dua tim era perserikatan yaitu PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya bakal bentrok di Stadion Ngurah Rai Denpasar malam ini pukul 20.45 WIB. Raihan tiga poin di laga ini pastinya akan sangat berharga bagi kedua tim. Apalagi untuk PSIS, laga kali ini wajib meraih poin mengingat di dua laga sebelumnya tim berjuluk Mahesa Jenar meraih hasil minor, yaitu imbang 0-0 lawan Arema, dan kalah 2-1 atas Madura United.

Sedangkan untuk Persebaya, raihan poin tentunya cukup penting bagi tim berjuluk Bajul Ijo ini untuk tetap bersaing di papan atas klasemen sementara kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu. Persebaya berada di peringkat empat dengan raihan 42 poin.

Catatan manis Persebaya selama musim ini tak lepas dari kontribusi key player mereka. Sebut saja gelandang asal Jepang Taisei Marukawa yang sudah menorehkan 12 gol dan 7 assist dari 20 laga bersama Bajul Ijo. Kemudian Bruno Moriera yang sudah menorehkan 4 gol dan dua assist.

“Tentunya akan ada perhatian khusus untuk key player Persebaya. Tapi sepakbola itu 11 pemain, semua pemain juga bisa jadi sama bahayanya. Makanya yang penting kami fokus dan fight sepanjang pertandingan,” beber head coach PSIS Dragan Djukanovic.

Baca juga:  Tersingkir dari Piala Presiden, PSIS Fokus ke Liga 1

Pihaknya juga mewanti-wanti kepada Wallace Costa dkk untuk tidak gampang kebobolan, terutama di 30 menit pertama, seperti saat mereka kalah atas Madura United. Dua gol Madura United lahir di menit ke-14 dan 17.

“Pemain kurang fokus pada awal pertandingan, sehingga mereka kebobolan. Pada pertandingan besok (hari ini, Red) akan kami benahi ini, dan mempersiapkan tim dengan baik supaya pemain fokus sejak awal pertandingan,” jelas Dragan.

Di laga malam ini, kemungkinan besar PSIS masih belum bisa memainkan dua pemain muda andalan mereka, yaitu Alfeandra Dewangga dan Pratama Arhan yang baru saja selesai menunaikan tugas bersama Timnas.

“Semua hal bisa terjadi di lapangan, bisa jadi yang menggantikan justru bermain lebih bagus sesuai arahan pelatih karena mereka diberi kesempatan, sehingga mereka berusaha menampilkan permainan terbaik mereka. Yang terpenting, semua pemain PSIS tetap kompak dan fokus. Dengan begitu, PSIS akan bisa menang. Kita fokus saja pada tim kita,” jelas pelatih berpaspor Serbia itu.

Baca juga:  Dragan Pangkas Latihan

Dragan juga meminta Wallace Costa dkk untuk disiplin menjaga prokes mengingat tim-tim kontestan Liga 1 saat ini sedang dilanda badai Covid-19. Sejumlah pemain dinyatakan positif Covid-19. Terbaru, laga atara Persipura Jayapura dan Madura United yang sedianya akan digelar Selasa (1/2) kemarin terpaksa ditunda karena sejumlah pemain positif usai menjalani tes sebelum pertandingan.

Meski waswas akan hasil tes Covid-19 hari ini, namun Dragan meminta semua elemen tim untuk berpikir positif dan fokus menatap laga demi laga. “Kami tetap optimistis dan harus berpikir positif, kita tidak perlu berpikiran negatif dengan situasi yang terjadi akhir-akhir ini,” tutup pelatih berlisensi UEFA Pro ini.

Fullback PSIS Taufiq Hidayat menambahkan, semua pemain telah siap menghadapi laga klasik lawan Persebaya. Dia berharap agar PSIS dapat meraih hasil maksimal. “Kami semua sudah melakukan latihan dan bekerja keras. Apapun yang terjadi di lapangan besok (hari ini, Red) kami siap untuk menampilkan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, di kubu Persebaya, coach Aji Santoso juga menyatakan kesiapan mereka menghadapi laga versus Mahesa Jenar. Mantan pemain nasional itu mengatakan, penggawa mereka sudah siap bertarung, termasuk pemain-pemain yang kemarin bergabung dengan timnas juga sudah bergabung.

Baca juga:  Longsor, Jalan Wonosobo-Prembun Putus

“Jadi, saya juga sekalian klarifikasi sangat keliru dan salah besar kalau Persebaya tidak mendukung timnas. Jangan asal ngomong. Pertandingan timnas berbarengan dengan kompetisi ini, sehingga tidak mungkin Persebaya melepas semua pemain untuk gabung bersama timnas. Bahkan kalau tidak berbarengan, 10 pemain diminta timnas akan kita berikan. Tapi karena waktunya bersamaan, sehingga kita harus bisa saling mengerti kebutuhan tim dan timnas,” jelasnya.

Yang jelas lawan PSIS, coach Aji meminta timnya untuk fokus sepanjang pertandingan. Apalagi, menurutnya, PSIS memiliki banyak pemain muda yang berkualitas. Pihaknya juga meminta Persebaya tidak boleh under estimate meskipun posisi PSIS di klasemen sementara berada di bawah Persebaya.

“Tidak ada jaminan di lapangan. Saya minta kepada semua pemain agar fokus, kerja keras, dan main sesuai arahan tim pelatih,” jelas Aji.

Pihaknya juga mengatakan tidak akan melakukan mantoman marking pada lini tengah karena mewaspadai yang akan menjadi key player dari tim lawan. “Kami akan melakukan taktikal yang membuat pemain lawan tidak bisa menguasai permainan dengan leluasa,” ujarnya. (cr1/bas/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya