alexametrics

PSIS Kesulitan Cari Pengganti Fredyan Wahyu

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS kesulitan mencari pengganti Fredyan Wahyu di pos bek kanan selama pemain bernomor punggung 46 itu menjalani masa pemulihan cidera otot paha.

Bahkan sektor sayap menjadi sisi lemah Mahesa Jenar di laga versus Persita Rabu (7/12/2021) Malam. Dua gol Persita lahir dari lemahnya bek sayap PSIS mengantisipasi serangan yang dibangun Pendekar Cisadane.

Bahkan di babak kedua, coach Imran harus menggeser Riyan Ardiansyah di bek kanan menggantikan Aqsa Saniskara yang ditarik keluar. Di dua laga sebelumnya pemain muda Kartika Vedhayanto yang yang diturunkan sebagai starter juga tampil kurang maksimal.

“Memang absennya Ucil (Fredyan Wahyu, Red) di bek kanan cukup berpengaruh. Namun sekali lagi saya tegaskan kami tidak ingin bergantung ke satu pemain. Makanya kami juga harus mencoba pemain-pemain muda untuk tampil,” kata Imran usai laga.

Baca juga:  Mulai 2023, Non ASN Dihapus, Terbanyak di Dinas Pendidikan Semarang

Sementara kembalinya Jonathan Cantillana dan Bruno Silva benar-benar memberi perubahan untuk PSIS Semarang. Keduanya menjadi pahlawan kemenangan tim Mahesa Jenar saat menaklukkan Persita Tangerang 2-3.

Jonathan mencetak dua gol di menit ke-28 dan 36. PSIS nyaris malu karena Persita sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui kaki Andre Agustiar di menit ke-46 dan Harrison Cardoso di menit ke-63. Beruntung, Bruno Silva mampu mencetak gol kemenangan Mahesa Jenar di menit ke-69.

Menghadapi Pendekar Cisadane, coach Imran Nahumarury sedikit mengubah komposisi pemainnya. Hari Nur yang tampil kurang greget di dua laga terakhir tidak masuk dalam daftar susunan pemain. Perannya digantikan pemain muda Riyan Ardiansyah.

Baca juga:  Terekam CCTV, Ini Ciri-Ciri Perampok Minimarket di Banyumanik

Pelatih asal Ambon itu juga memberikan apresiasi kepada Jonathan Cantillana yang mampu tampil maksimal dengan menyumbang dua gol meski di pertengahan babak kedua pemain berdarah Chile-Palestina itu harus ditarik keluar karena cidera. Selain itu, kiper Joko Ribowo yang tadi malam turun sebagai starter juga terpaksa digantikan oleh Jandia Eka karena mengalami cidera.

“Jonathan sebenarnya sedikit bermasalah dengan hamstring-nya, makanya dia kami tarik. Begitu juga dengan Joko Ribowo. Tapi saya belum dapat laporan mengenai cidera Joko. Mudah-mudahan kondisinya baik,” bebernya.

Kondisi fisik juga menjadi catatan Septian David dkk. Maklum saja, di dua laga terakhir PSIS selalu kebobolan pada babak kedua saat kondisi fisik mulai kedodoran meladeni serangan-serangan lawan.

“Saya kira tidak hanya PSIS. Dengan kondisi jadwal yang padat kita memang sulit mendapatkan kondisi fisik yang normal. Harus bisa maintenance. Selain itu, salah satu solusinya ya memainkan pemain muda,” tegasnya.

Baca juga:  PSIS dan PSM Sama-Sama Bertumpu Pada Pemain Muda

Sementara di kubu Persita, coach Widodo C Putro mengaku timnya sudah berusaha maksimal untuk meraih tiga poin. Dua gol penyama kedudukan sempat memberikan asa bagi timnya untuk meraih poin.

“Tapi kerja keras dan semangat pemain dipatahkan dengan keputusan kontroversial wasit. Apapun jalan masih panjang, kami harus terus kerja keras,” tandas mantan pemain timnas itu.

Atas kemenangannya tersebut, PSIS masih bertengger di peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 27 poin hasil dari 7 kali menang, 6 kali seri, dan 3 kali kalah. Di laga selanjutnya, Mahesa Jenar akan berhadapan dengan Persipura pada Sabtu (11/12) mendatang. (bas/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya