alexametrics

Setahun Tanpa Kompetisi, Suporter PSIS: Wis Mboh, Rasanya Seperti ‘Gila’

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID – Pandemi membuat banyak olahraga berhenti bergulir. Salah satunya adalah sepak bola. Olahraga paling dicintai masyarakat ini sudah satu tahun lebih terpaksa berhenti. Efek berhentinya liga, tak hanya dirasakan oleh pemain dan ofisial,  tapi juga suporter. Di antaranya, Panser Biru dan Snex. Dua suporter militan PSIS ini sangat menantikan Liga 1 dimulai.

Ketua Panser Biru Galih ‘Ndog’ Eko Putranto mengatakan, baginya di masa pandemi seperti ini, sepak bola menjadi salah satu hiburan yang bisa meningkatkan imun.“Bagi suporter seperti kami, untuk meningkatkan imun ya nonton sepak bola,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

“Pastinya gatel sekali untuk kembali nonton. Bagi kami tidak ada sepak bola, ibaratnya urip ki sayur tanpa garam Mas” imbuhnya

Baca juga:  Liga 1 Masih Buram, Bek PSIS ke Lalenok United

Namun ia bercerita, terkait aturan pemerintah kalau Liga 1 tanpa dihadiri penonton, Paser Biru akan mengikuti aturan PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan pemerintah. Baginya yang paling penting Liga 1 dapat berjalan dan dapat membukakan hiburan untuk suporter.

“Karena pandemi mau tidak mau kita harus melek, bisa menyadarilah,” ujarnya

Galih menambahkan, untuk mempersiapkan diri jika liga dimungkinkan dapat  dihadiri penonton, ia berinisatif untuk melakukan vaksinasi terhadap suporter. Saat ini, sudah sekitar seribuan suporter Panser Biru yang sudah melakukan vaksinasi. “Makanya kemarin saya dengan temen-temen DPP mengadakan vaksin masal untuk suporter,” katanya.

Hal senada disampaikan Dony Kurniawan, Ketua Kolektif Snex. Ia mengatakan, setahun lebih kompetisi liga harus ditunda karena pandemi, membuat dia dan kawan-kawannya ‘gila’.“Setahun tanpa kompetisi kita benar-benar gila, Mas, waah wis mboh,” cetusnya

Baca juga:  Jadwal Lengkap Seri 4 Liga 1, PSIS Semarang Bakal Main Tiga Kali

Ia menambahkan, para suporter sudah tidak sabar lagi untuk melihat tim andalannya bertanding. Apalagi saat Piala Eropa bergulir dengan penonton, semakin tidak sabar lagi untuk bernyanyi dan teriak-teriak di stadion.“Sudah kangen teriak-teriak Mas, apalagi lihat Liga Eropa di TV. Wis bener-bener kangen tenan Mas,” katanya.

Walaupun rasa kangen sudah memuncak, Dony mengimbau kepada teman-teman suporter di saat liga dimulai agar tetap mematuhi aturan pemerintah. Semuanya dilakukan agar PSIS tidak terkena sanksi nantinya.

“Kami menghargai dan mengimbau pada temen-temen agar tetap mematuhi peraturan. Karena kalau melanggar kita sendiri yang rugi,” jelasnya.

Sama halnya yang dilakukan oleh Panser Biru, Dony mengaku telah mengadakan vaksinasi terhadap para suporter. Ke depanya kalau liga memang tidak diperbolehkan adanya penonton, maka Snex akan melakukan nonton bersama.

Baca juga:  Nah Lo, ADA Siliwangi Dapat Surat Peringatan karena Jadi Pusat Kerumunan

“Konsep nonton bersama kami belum tahu, apakah online atau offline. Tapi yang pasti tidak melanggar aturan pemerintah,” ujarnya.

Dony menambahkan, selama pandemi agar solidaritas suporter tetap terjaga, ia mengadakan bakti sosial ke sesama suporter yang terkena dampak pandemi. Selain itu, tetap melakukan silaturahmi dengan cara bermain bola bersama antarkoordinator wilayah (korwil). (cr7/bas/aro)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya