alexametrics

Tak Mau Ambil Risiko, PSIS Enggan Uji Coba

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Manajemen PSIS belum berencana menggelar laga uji coba jelang kick off Liga 1 Oktober mendatang. Alasannya, masih fokus untuk mengembalikan kondisi fisik pemain pasca libur lima bulan.

Selain itu, uji coba dinilai cukup berisiko tinggi untuk cidera. Sedangkan kompetisi hanya tinggal dua pekan. “Masih fokus fisik. Tidak ada rencana untuk menggelar uji coba,” kata CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pelatih Kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovik enggan mengambil risiko untuk anak asuhnya. Dibandingkan uji coba, ia lebih fokus mengembalikan fisik pemain PSIS. “Saya tak berminat untuk uji coba, karena kompetisi tinggal dua pekan,” kata Dragan.

Baca juga:  Warga Desa Cawet Dibekuk karena Tukar Uang Palsu via Transfer

Menurutnya, uji coba berisiko menyebabkan cidera pemain. Hal ini tentu akan merugikan PSIS sendiri. Untuk mengetahui kemampuan pemain, Dragan lebih senang melakukan game internal. “Itu akan lebih baik. Jadi bisa mengetahui kemampuan pemain,” tambahnya.

Sementara itu, hasil swab test yang digelar kali kedua menunjukkan hasil memuaskan. Semua pemain dan official PSIS Semarang dinyatakan negatif. Bahkan, para pemain sudah kembali menggelar latihan di Stadion Citarum Semarang. Pagi dan sore pemain terus digembleng latihan fisik dan strategi dalam menghadapi kompetisi Liga 1 2020. “Fisik pemain semakin bagus. Kami optimistis bisa dengan kekuatan penuh saat Liga 1 dimulai Oktober nanti,” tambah Dragan. (fth/ida/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya