Suporter Tak Keberatan PSIS Main di Luar Kota

305
Suporter saat menyaksikan pertandingan PSIS Semarang melawan Persib Bandung di Stadion Moch Soebroto, Kota Magelang pada 21 Juli 2019 lalu. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Dua kelompok supporter, Panser Biru dan Snex, tidak keberatan pertandingan PSIS Semarang digelar tanpa penonton. Bahkan, keduanya tak mempersoalkan PSIS berlaga di luar Jawa Tengah.

“Jika kompetisi di luar kota seperti Jogja tidak masalah, karena Semarang masih diberlakukan PKM (Pembatasan Kegiatan Masyarakat, red),” kata Ketua Umum Panser Biru Kepareng dalam sarasehan bersama manajemen PSIS Sabtu (25/7/2020) lalu.

Manajemen PSIS Semarang menggelar sarasehan untuk mendengar aspirasi suporter sebelum dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020. Baik Panser Biru maupun Snex menyampaikan beberapa usulan dan pandangan. Di antaranya usulan homebase dan keinginan mereka supaya PSIS tetap mengikuti lanjutan Liga 1 2020. Ada beberapa usulan dari, salah satunya soal homebase. “Ada kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main di Jogja,” tegasnya.

Snex juga mengusulkan hal serupa. Mereka juga usul supaya PSIS bermain di luar Semarang dan yang terpenting tetap mengikuti kompetisi. Selain soal homebase, mereka meminta agar kompetisi ini sebaiknya digunakan untuk memaksimalkan pemain muda. “Banyak potensi pemain-pemain muda, jika dimaksimalkan sangat bagus untuk PSIS Semarang ke depan,” tambah Ketua Umum Snex Edy Purwanto.

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi menyambut baik usulan dari Panser Biru dan Snex. Pihaknya kemudian akan meneruskan ke rapat pemegang saham sebelum diambil sebuah keputusan penting. Pihaknya berterima kasih kepada Panser Biru dan Snex yang telah memberi masukan. “Dari awal memang kami selalu melibatkan teman-teman suporter untuk mengambil keputusan,” tegas Yoyok. (fth/ton/bas) 





Tinggalkan Balasan