Kandang Baru PSIS Siap Digunakan

622
Kondisi Stadion Kebon Dalem Kendal yang telah selesai renovasi. (PSIS FC OFFICIAL For Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Stadion Utama Kendal yang disiapkan sebagai homebase PSIS musim ini akhirnya siap digunakan tim berjuluk Mahesa Jenar tersebut.

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menuturkan secara insfrastruktur stadion berkapasitas 12 ribu orang tersebut siap digunakan untuk mengarungi kompetisi kasta tertinggi. Mulai dari rumput, ruang ganti pemain, pembatas ruangan, sanitasi, dan masih banyak lainnya.Terbukti saat kondisi lapangan telah rata dengan rumput berkualitas yang beda dari sebelumnya.

“Ya tinggal menunggu lampu saja. Masih dalam perjalanan. Begitu dipasang sudah 100 persen jadi,” ujarnya.

Dirinya menambahkan meskipun mendapat kabar baik, bukan berarti anak asuh Dragan Djukanovic dapat menggunakan stadion tersebut dalam jangka dekat. Pasalnya adanya penundaan kompetisi sampai Juli, membuat seluruh aktivitas tim menjadi terhenti. Padahal jika berjalan normal, Wallace Costa dkk dapat menggunakan stadion kebanggaan masyarakat Kendal tersebut saat melawan Persita pada laga home Minggu (12/4/2020) mendatang. Dimana dapat memudahkan suporter menonton pertandingan mengingat lokasi stadion yang tidak jauh dari Semarang.

“Ya harapannya kemarin gitu bisa segera digunakan. Tapi malah penundaan semakin lama ya terpaksa dibenahi saja dulu. Untuk memakai tunggu kompetisi berjalan lagi,” lanjutnya.

Sementara itu Managemen PSIS sendiri tengah mempertimbangkan memperpanjang masa libur bagi para pemainnya. Sebelumnya sejak Senin (23/3/2020) lalu, mereka telah memberi masa libur pemain dan official hingga dua minggu kedepan. Mengingat adanya perpanjangan masa darurat korona, membuat klub harus menyusun kembali jadwal dengan menyesuaikan keputusan PSSI.

“Ya pasti ada perubahan. Kita lagi diskusi dengan staf pelatih bagaimana kedepan,” ujar General Manajer PSIS Semarang, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.

Dirinya menuturkan idealnya jika kompetisi dimulai Juli, maka awal Juni para pemain sudah harus berkumpul dan berlatih. Namun penentuan waktu akan fleksibel mengikuti instruksi pemerintah dan faderasi.

“Ya itu kalau tidak ada perpanjangan lagi dari BNPB. Kalau diperpanjang lagi ya masa libur pemain semakin lama lagi,” pungkasnya. (akm/bas)





Tinggalkan Balasan