PSIS Tak Akan Kendurkan Latihan

369
Setelah diliburkan, tim PSIS Semarang rencananya akan kembali melakoni latihan rutin Kamis (19/3/2020). (Baskoro Septiadi/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS Semarang tak akan mengendurkan porsi latihan. Meskipun tengah jeda kompetisi, staf pelatih tetap membuat program latihan bagi skuad Mahesa Jenar.

Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menuturkan dirinya puas dengan performa tim pada dua laga terakhir. Baginya Wallace Costa dkk telah menunjukan perkembangan yang signifikan. Guna mempertahankan tren tersebut, pihaknya mengaku telah menyiapkan skema latihan bagi anak asuhnya setelah kembali dari liburan selama empat hari yang diberikan.

“Lawan PSS Sleman kita harus bersiap. Saya akan memberikan latihan keras setelah anak-anak berkumpul kembali,” ujarnya.

Pelatih asal Montenegro tersebut menjelaskan pada pekan pertama, ia akan memberikan latihan fisik dengan intensitas tinggi. Hal tersebut guna mengembalikan kondisi kebugaran pemain pasca liburan. Baru setelah semua fit, pada pekan kedua pihaknya gantian memantapkan strategi. Yakni dengan memberikan rancangan taktik guna menghadapi PSS Sleman di Jogjakarta jika sesuai jadwal akan digelar 4 April 2020 mendatang.

“Pekan pertama kita akan kerja keras, baru pekan kedua bisa sedikit santai sambil mengasah taktik dan skil pemain menghadapi Sleman,” lanjutnya.

Sementara itu Dokter tim PSIS Semarang, Alfan Nur Asyhar menuturkan akan melakukan screening Covid-19 kepada pemain yang akan kembali ke tim Kamis (19/3/2020). Bekerjasama dengan Carlie Hospital, kegiatan tersebut dilakukan atas saran dari CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi. Baginya hal tersebut penting dilakukan agar tetap membuat tim dalam kondisi sehat dan tidak tertular virus tersebut.

“Meskipun liburan, jika memang pemain mengeluhkan ada ganguan kesehatan sepeti batuk, pilek, diare maupun sesak nafas, segeralah melapor ke kami agar langsung diberikan penanganan,” lanjut dokter yang akrab disapa Al tersebut.

Tak lupa dirinya mengingatkan para pemainnya untuk melakukan lockdown pada diri sendiri. Seperti mengusahakan tetap berada dirumah yang dapt meminimalisir kontak dengan penggemar. Tak lupa mecuci tangan dengan bersih dan membiasakan makan serta minum di rumah untuk menjaga standar gizi bgai para atlet.

“Kalau memang mendesak dan harus keluar untuk latihan ya pakai masker. Jangan lupa sampai rumah langsung ganti baju dan cuci tangan,” katanya. “Kalau bisa mandi sekalian,” pungkasnya. (akm/bas)

Tinggalkan Balasan