alexametrics

Jamu Arema Harus Lebih Konsentrasi

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Konsentrasi masih menjadi problem PSIS Semarang. Pasalnya pada laga melawan Persela Lamongan Sabtu (8/3/2020) lalu, Mahesa Jenar sempat dibuat khawatir pada babak kedua ketika tuan rumah hampir menyamakan kedudukan akibat konsentrasi tim yang terpecah.

General Manager PSIS Semarang Wahyu ‘Liluk’ Winarto menuturkan, timnya memang bermain baik pada 60 menit pertama. Namun setelah itu, timnya justru hilang konsentrasi. Akibatnya pada laga tersebut banyak pemain PSIS yang melanggar dan berakhir dengan diberikannya tiga kartu kuning dan satu kartu merah. Kartu merah diterima Safrudin Tahar sedangkan tiga kartu kuning diberikan kepada Fredyan Wahyu, Bruno Silva dan Jandia Eka.

“Kita masih ada masalah pada sisi konsentrasi dan kontrol emosi para pemain. Itu yang masih menjadi PR kita untuk diperbaiki,” ujarnya.

Baca juga:  Sempat Demam Panggung, Pemain Muda PSIS Ini Tampil Gemilang di Laga Debut

Maka dari itu pihaknya meminta staf pelatih memperbaiki masalah tersebut. Sehingga nantinya hal tersebut tidak akan mengganggu performa anak asuh Dragan Djukanovic. Meskipun begitu ia mengaku tetap bersyukur dengan kemenangan yang diraih timnya. Baginya hasil tersebut dapat menjadi awal yang baik untuk mengarungi kerasnya kompetisi Liga 1 musim ini. “Tak lupa saya ingatkan terus agar anak-anak jangan cepat berpuas diri. Besok saat menjamu Arema kita harus bisa lebih baik daripada saat melawan Persela,” tandasnya.

Sementara itu Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic menuturkan gol cepat Wallace Costa di menit ke-3 memberikan dampak positif sekaligus negatif bagi timnya. Sebab berkat gol tersebut, pada babak pertama anak asuhnya dapat tampil lebih kuat dan percaya diri untuk memenangi laga. Namun di sisi lain Wallace Costa cs menjadi lengah. Padahal pertandingan masih menyisakan babak kedua. Dan terbukti Persela mampu menggejar ketinggalan 2 gol dalam rentang waktu cepat pada babak kedua.

Baca juga:  Panser-Snex Berharap Liga 1 Dilanjutkan

“Di jeda pertandingan sudah saya ingatkan kalau kita mulai babak kedua dengan skor 0-0 lagi. Dan penting bagi kami untuk terus bermain baik. Tapi justru hasilnya anak-anak kurang konsentrasi dan banyak melakukan kesalahan,” ujarnya.

Maka dari itu pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa anak asuhnya. Sehingga dapat dilakukan perbaikan. Dirinya berharap timnya dapat tampil lebih baik saat menjamu Arema pada laga kandang perdana di Stadion Moch Soebroto, Magelang,Sabtu (14/3/2020) mendatang. “Walau begitu saya tetap bangga sama tim saya. Kemenangan ini jadi modal bagus untuk menjamu Arema besok di kandang,” jelasnya. (akm/ton/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya