alexametrics

Kejar Happy Ending

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID,  SEMARANG – PSIS bertekad menutup musim dengan manis. Menghadapi Bhayangkara FC pada laga pamungkas, Mahesa Jenar mematok poin penuh di kandang sendiri. Pada laga yang akan digelar Sabtu (21/12) hari ini di Stadion Moch Soebroto Magelang, PSIS tidak akan diperkuat beberapa pemain andalan. Termasuk triple legiun asingnya. Sang kapten Wallace Costa dan bomber andalan Bruno Silva terpaksa absen akibat akumulasi kartu.  Claudir Marini yang cedera dipastikan tidak dapat bermain sampai akhir musim. Sedangkan Tegar Infantrie juga terpaksa menjalani hukuman akumulasi kartu kuning kedua saat melawan Madura United.

Menghadapi laga kali ini,  pelatih Bambang Nurdiansyah diprediksi akan tetap menurunkan formasi 4-2-3-1. Hanya saja, Hari Nur Yulianto yang biasa bermain di belakang striker tunggal, kali ini akan menjadi predator utama menggantikan Bruno Silva dan Claudir Marini. Sang kapten pengganti ini akan disokong oleh Komarudin, Bayu Nugroho, dan gelandang serang yang tengah naik daun, Septian David.

Baca juga:  Tak Mau Ambil Risiko, PSIS Enggan Uji Coba

Jonathan Cantillana akan kembali berduet dengan Finky Pasamba yang kembali berlaga, setelah absen hukuman kartu. Duet ini diprediksi akan memegang peran penting kesuksesan PSIS menguasai lapangan tengah. Fredyan Wahyu, Rio Saputro, Safrudin Tahar dan Frendi Saputra harus tampil kompak meski tanpa sang kapten Wallace Costa untuk mengamankan area pertahanan Mahesa Jenar. Benteng terakhir akan tetap dikawal oleh Jandia Eka.

Sementara itu, tim lawan diprediksi akan mengandalkan kolektivitas dan aliran bola terobosan dengan menggunakan formasi 4-3-3. Awan Seto akan tetap dipercaya berada di bawah mistar The Guardian, julukan Bhayangkara FC. Kapten tim, Alsann Sanda, akan mengomandoi Anderson Salles, Nurhidayat dan Bagas Adi untuk bermain kompak guna mengimbangi permainan kolektif yang diperagakan oleh gelandang mereka, T.M. Ichsan, Reksa Maulana, dan Wahyu Subo Seto. Ketiganya bertugas melewati barikade solid PSIS dengan memanfaatkan umpan trobosan dan serangan balik cepat untuk menyuplai bola bagi para penyerang. Sedangkan barisan penjebol gawang lawan,  Adam Alis, Bruno Matos dan Sani Rizki akan memaksimalkan peluang merobek gawang Jandia Eka

Baca juga:  Buru Kemenangan Lawan Borneo FC, Kapten PSIS: Kuncinya Kami Harus Fokus

Menghadapi laga pemungkas ini,  Banur –sapaan Bambang Nurdiasyah– mematok poin penuh di kandang sendiri. Hal tersebut dilakukan untuk memberi hadiah manis bagi para pemain dan suporter di akhir musim. Sekaligus mencapai target delapan besar pada klasemen akhir.

“Kalau menang kan setidaknya suporter dan pemain bisa pulang dengan rasa bangga. Jadi, harus menang,” ujarnya Jumat ( 20/12) kemarin.

Melakoni laga dengan banyak pemain absen, dirinya mengaku tidak mempermasalahkan. Pihaknya telah menyiapkan pengganti dan strategi khusus untuk melawan The Guardian. Termasuk melakukan beberapa simulasi untuk mengantisipasi serangan lawan. Tak lupa pihaknya tengah fokus mengembalikan kebugaran pemain. Sehingga mampu bermain maksimal dan meraih hasil penuh.

Baca juga:  Jelang Lawan Persija, PSIS: Kita Datang Tidak untuk Berlibur

“Saya sudah melihat cara bermain Bhayangkara sebelumnya. Dan sudah saya siapkan taktiknya. Semoga saja kita bisa tutup musim dengan baik,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan pelatih Bhayangkara FC Paul Munster. Melakoni laga tandang, pihaknya menargetkan tiga poin untuk menutup musim dengan sempurna. Dirinya telah membawa seluruh pemain yang dapat bertanding menuju Magelang. Agar dapat menampilkan performa maksimal pada laga pamungkas tersebut.

“Kami sudah siapkan strategi untuk melawan PSIS. Pokoknya, kami tidak ingin kalah dan menutup musim dengan kemenangan,”katanya. (akm/aro)

 

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya