RADARSEMARANG.ID - Menggemari olahraga sepakbola dan tennis meja? jawabannya adalah Teqball, ini adalah permainan cabang olahraga baru yang menggabungkan kedua unsur cabor tersebut.
Di bentuk oleh kedua orang dengan latar belakang yang berbeda, yakni Gábor Borsányi, mantan pemain sepak bola profesional dan Viktor Huszár seorang ilmuwan komputer.
Menurut akun asosiasi Teqball Indonesia @indonesianteqball, permainan ini adalah permainan antara dua pemain sebagai permainan tunggal.
Atau dua hingga empat pemain sebagai permainan ganda seperti permainan tennis.
Permainan ini dimainkan di sebuah meja melengkung dengan bola yang menyerupai bola dalam permainan sepak bola.
Yang unik, permainan ini memiliki peraturan unik dimana pemain boleh memukul bola dengan bagian tubuh manapun kecuali dengan tangan, seperti sepakbola.
Baca Juga: Forspek Kenalkan Olahraga Tradisional Ketapel, Diikuti Pelajar hingga Guru
Permainan ini sudah memiliki asosiasi internasional yang menaungi segala bentuk pertandingan teqball dan bertanggung jawab atas permainan tersebut.
Asosiasi ini adalah FITEQ atau Federation Internationalle de Teqball yang didirikan pada bulan april 2017 di Budapest, Hunguaria.
Dilansir akun resmi FITEQ, olahraga ini mengalami minat dan pertumbuhan pesat selama beberapa tahun terakhir sebagai hasil dari peningkatan partisipasi atlet, pertumbuhan basis penggemar, dan pengembangan kemitraan strategis.
Hingga kini, FITEQ berusaha memasukkan cabor barunya tersebut ke jenjang yang lebih bergengsi yakni olimpiade.
" FITEQ berupaya untuk terus tumbuh dan mengembangkan teqball secara global dengan memperluas kerangka Federasi Nasional dan portofolio kompetisinya dengan cepat, dengan fokus khusus pada teqball menjadi olahraga Olimpiade".
Perkembangan FITEQ yang cukup pesat membuahkan hasil dengan pengakuan dari berbagai organisasi keolahragaan bergengsi di dunia.
Proses pengakuan sudah berjalan dengan baik dimana FITEQ berhasil meraih pengakuan resmi dari Olympic Council of Asia (OCA) pada Agustus 2018.
Lalu Association of National Olympic Committees of Africa (ANOCA) pada Juni 2019 dan Organization of Sports Federations of Oceania. (OSFO) pada Maret 2020.
Dan pada November 2020, FITEQ diberikan keanggotaan penuh dari Asosiasi Global Federasi Olahraga Internasional (GAISF).
Editor : Baskoro Septiadi