Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Atlet Jateng Sumbang 11 Medali di Asian Games 2026

K
Tim sepak takraw Jateng disambut kepulangannya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang oleh Dispora, KONI Jateng, dan lain sebagainya.
Tim sepak takraw Jateng disambut kepulangannya di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang oleh Dispora, KONI Jateng, dan lain sebagainya.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Atlet Jawa Tengah (Jateng) menorehkan catatan membanggakan di Asian Games 2026 Jepang. Dari 39 medali yang diraih Indonesia, 11 medali di antaranya merupakan kontribusi atlet-atlet Jateng. 

Sebanyak 40 atlet Jawa Tengah tercatat ikut memperkuat Indonesia pada ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut. Kontribusi medali itu datang dari sejumlah cabang olahraga, mulai wushu, menembak, bulutangkis, panahan, sepak takraw hingga soft tenis.

Advertisement

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Jawa Tengah. Terlebih, sejumlah atlet yang tampil di Asian Games merupakan binaan BPPLOP Jawa Tengah.

"Suatu kebanggaan bagi kami terutama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahwa atlet Jawa Tengah dapat turut serta menyumbangkan medali di event Asian Games di Jepang,” kata Aria  saat ditemui di Kantor Dispora Jateng, Senin (5/10).

Advertisement

Lebih lanjut kontribusi 11 medali tersebut terdiri dari dua perunggu dari cabang wushu. Kemudian satu perak dari menembak, satu emas dan satu perunggu dari bulutangkis, serta satu emas dari panahan.

Sementara dari sepak takraw, atlet Jateng menyumbangkan satu perak dan tiga perunggu. Satu medali perunggu lainnya berasal dari cabang soft tenis. 

Aria menjelaskan sebagai bentuk penghargaan jajaran Pemprov Jateng hingga KONI menyambut para atlet yang pulang dari Jepang. Hal ini terlihat ketika ia menyambut tim sepak takraw di Bandara Ahmad Yani Semarang. 

Empat atlet sepak takraw itu ialah Yudha Aswinatama, Frsica Kahrisma, Dini Mitasari, dan M. Ubaidur Rohman. Keempatnya membawa pulang empat medali. Masing-masing satu medali perak dari quadran event putra, serta tiga medali perunggu dari quadran event putri, tim regu putra, dan tim regu putri. 

Aria mengatakan, keempat atlet tersebut dijemput setelah tiba di Jawa Tengah. Dua atlet berasal dari Jepara, satu dari Demak, dan satu lainnya dari Banyumas. Ia menjelaskan setelah dari Jakarta, hanya tiga atlet yang disambut di Bandara, sebab satu atlet lainnya langsung pulang ke Banyumas.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Raih Emas Asian Games, Nurisa Dian Ashrifah Punya Mimpi Mulia: Umrahkan Ibu hingga Bangun Lapangan

Raih Emas Asian Games, Nurisa Dian Ashrifah Punya Mimpi Mulia: Umrahkan Ibu hingga Bangun Lapangan

Senyum sumringah terpancar dari wajah Nurisa Dian Ashrifah saat memasuki Gedung Rektorat Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Senin (12/10). Mahasiswi Program Sarjana Manajemen itu raih emas di Asian Games 2026.

Nurisa Dian Ashrifah Ukir Sejarah, Sumbang Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026

Nurisa Dian Ashrifah Ukir Sejarah, Sumbang Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026

Mahasiswi Udinus Nurisa Dian Ashrifah, atlet panahan yang berhasil sumbangkan emas di Asian Games 2026. Ia juga pernah menyumbangkan emas di Sea Games Thailand 2025 lalu.

Rizki Juniansyah Resmi Absen di Asian Games Aichi-Nagoya 2026: CAS Tolak Pencabutan Penangguhan Sementara IWF

Rizki Juniansyah Resmi Absen di Asian Games Aichi-Nagoya 2026: CAS Tolak Pencabutan Penangguhan Sementara IWF

PABSI, KOI, dan Rizki menekankan bahwa penangguhan tersebut bukan temuan bahwa Rizki telah melakukan pelanggaran aturan anti-doping. Proses pemeriksaan pokok perkara baru akan dimulai. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer