alexametrics

Jelang Pra Porprov, Fisik Atlet Kota Magelang Masih Kedodoran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Tes fisik dalam persiapan menjelang kejuaraan Pra Porprov masih belum memenuhi standar. Dari 229 atlet yang mengikuti tes selama dua hari Rabu-Kamis (12-13/1)  hanya 40 persen yang memenuhi standar.

“Ada 60 persen lebih atlet yang perlu kerja keras dan berlatih dengan benar. Terutama untuk meningkatkan fisik basic endurance,” jelas Kabid Pembinaan Prestasi KONI Kota Magelang Subarkah kepada wartawan Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (13/1).

Subarkah mengatakan melihat kondisi fisik atlet saat ini yang masih belum memenuhi standar. KONI Kota Magelang akan menyesuaikan target, dengan meloloskan sebanyak-banyaknya di kejuaraan Pra Porprov.

“Hal ini jika penyelenggaraan Pra Porprov jadi digelar Maret 2022, kita menargetkan bisa mendapatkan tiket lolos sebanyak-banyaknya untuk berlaga di kejuaraan Porprov,” ujarnya.

Setelah itu baru fokus melakukan persiapan lebih intens untuk TC Porprov. Subarkah menambahkan minggu depan akan memanggil semua pelatih setiap cabang olahraga (cabor).

“Hal ini untuk menyamakan persepsi antara pelatih dengan Binpres KONI Kota Magelang dalam menentukan pola latihan,” ucapnya.

Ia menjelaskan dalam tiga bulan menjelang kejuaraan seharusnya kondisi fisik atlet sudah memenuhi standar saat dilakukan tes fisik seperti ini. Setelah itu difokuskan dalam latihan teknik.

“Tiga bulan menjelang kejuaraan pelatih tinggal fokus pemuncakan dan mengembangkan latihan fisik dengan diimbangi teknik. Tapi kalau masih berkutat di fisik level bawah, pelatih masih harus melakukan pembenahan fisik atlet,” imbuhnya.

Subarkah mengatakan seharusnya target fisik atlet standar itu basic endurance atau VO2Max minimal berada di level 12 ini untuk semua cabor kecuali sepak bola dan atletik. “Jangan sampai tes fisik ini hanya dipandang formalitas. Karena fisik ini menjadi salah satu faktor pendukung dalam sebuah kejuaraan,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sungkar mengatakan fisik ini menjadi bekal para atlet dalam menghadapi kejuaraan. Semua cabor pasti memerlukan fisik yang kuat.

“Saya berharap setelah ini, atlet yang fisiknya masih kurang bisa lebih ditingkatkan dan pelatih juga harus ikut serta dalam membantu membangun fondasi fisik atlet lebih kuat,” imbuhnya saat memberikan motivasi ke atlet usai tes fisik. (rfk/lis)

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya