alexametrics

Jelang Pra Porprov Jateng, Fisik Atlet Kota Magelang Masih Kedodoran

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Perkembangan dan kondisi fisik atlet Kota Magelang menjelang pelaksanaan Pra Porprov Jateng terus dipantau.

KONI Kota Magelang akan rutin menggelar tes fisik setiap dua bulan sekali.“Tes fisik ini untuk mengetahui progres fisik mereka sudah sejauh mana dan apakah mengalami peningkatan atau malah menurun,” ucap Kabid Pembinaan Prestasi KONI Kota Magelang Subarkah kepada wartawan koran ini Rabu (3/11/2021).

Barkah mengatakan, rencana Pra Porprov akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 mendatang. Setidaknya ada waktu sekitar lima bulan untuk pihaknya mempersiapkan para atlet.

“Tes fisik ini bagian dari persiapan menuju ke sana. Tes hari ini merupakan tahap kedua setelah dua bulan lalu kita lakukan. Tiap dua bulan akan kita evaluasi progresnya,” ujarnya di sela tes fisik di GOR Samapta.

Baca juga:  Menunggu Beduk Magrib di Pasar Ngabuburit Rindam

Barkah menambahkan ada sekitar 100 atlet yang mengikuti tes fisik di hari pertama dan 100 atlet di hari kedua. Semua cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Pra Porprov akan mengikuti tes fisik ini, baik olahraga seperti catur, billiar, maupun E-Sports.

“Kita pakai tes MFT (Multistage Fitness Test), biometrik, dan fleksibilitas alias kelenturan,” katanya.

Hasil dari tes fisik tersebut menjadi data yang penting dimiliki Binpres KONI untuk memantau perkembangan atlet. Selama dua bulan ke depan akan dilakukan pemantauan tersebut, dan akan dilakukan tes fisik kembali.

“Selama dua bulan ini kita akan tahu mereka latihannya bagaimana. Dua bulan lagi kita tes lagi untuk melihat hasilnya. Harapan kita terus meningkat, sehingga ketahanan fisiknya siap untuk melakoni event berskala regional,” tuturnya.

Baca juga:  Deklarasi KAMI Nyaris Bentrok, Satu Anggota Brimob Terkena Lemparan Batu

Ia sedikit menyayangkan 200 atlet yang mengikuti tes fisik di Selasa (2/11/2021) dan Rabu (3/11/2021) masih belum bisa sampai taraf yang diinginkan. Ini menjadi tugas bagi para pelatih untuk membenahi fisik para atlet, agar sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan. “Dalam tiga bulan jika latihan dengan spartan, kondisi fisik para pemain sudah lebih ada peningkatan,” jelasnya.

Di momen Pra Porprov nanti, Subarkah menambahkan pihaknya menargetkan mampu meloloskan sebanyak 84 atlet dari berbagai cabor. Jumlah ini sama seperti ketika Pra Porprov tahun 2018 lalu yang mampu meloloskan 84 atlet.

“Target kita minimal sama seperti tahun 2018 yang meloloskan 84 atlet. Kami optimis bisa, sehingga mulai dari sekarang perlu persiapan yang matang. Saya minta semua cabor untuk menyiapkan atletnya dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Baca juga:  Tim Futsal Putri Temanggung Sabet Juara 3 Dulongmas

Ketua Umum KONI Kota Magelang Ali Sungkar mengaku adanya tes fisik ini sangat penting guna kesiapan atlet menghadapi event Pra Porprov 2022. Pihaknya pun akan mendapatkan data riil dari para atlet, sehingga dapat memantau perkembangan para atlet.

Ia pun memberi motivasi kepada para atlet untuk semangat dan menjaga ketahanan tubuh selama dua bulan ke depan sebelum diadakan tes fisik lagi. “Terus tingkatkan kekuatan fisiknya, karena kompetisi di tingkat Jawa Tengah akan lebih ketat. Kita ditarget mampu berbicara banyak di Pra Porprov 2022 nanti, sehingga dapat membawa nama baik Kota Magelang,” ujarnya. (rfk/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya