Kuota Terbatas, PASI Hanya Berangkatkan 28 Atlet

376
Atlet atletik Jateng tengah melakukan latihan mandiri di daerah masing-masing. (Dewi Akmalah/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jateng dipastikan hanya mengirim 28 atlet untuk PON 2021. Hal tersebut didapat setelah KONI hanya memberi kuota dengan jumlah tersebut.

Ketua Umum PASI Jateng Rumini menuturkan sebenarnya cabor atletik meloloskan 36 atlet. Hanya saja dengan pembatasan tersebut, pihaknya terpaksa memilah kembali para atlet tersebut. Jika dipaksakan semua, pihaknya khawatir tidak memiliki cukup anggaran untuk memberangkatkan secara mandiri sisa atlet tersebut. “Jadi yang kita berangkatkan sesuai dengan kuota saja. Nanti kita akan melakukan seleksi internal untuk memilahnya,” ujarnya.

Terkait seleksi tersebut, pihaknya mengaku saat ini belum dapat melaksanakan. Mengingat para atlet untuk sementara waktu mengikuti pelatda desentralisasi di rumah masing-masing. Meskipun begitu pihaknya meminta mereka tetap melakukan persiapan matang dengan taat pada program latihan tersebut. Sehingga jika seleksi dilaksanakan tahun depan, semua atlet dalam kondisi siap dan mampu memberikan penampilan terbaik agar lolos dan membela Jateng di PON. “Saya targetnya dua emas. Kalau bisa ya lebih dari itu,” katanya.

Atletik merupakan satu dari enam cabor yang menjadi unggulan pertama Jateng untuk marup pundi emas. Cabor lainnya adalah billiar, taekwondo, wushu, menembak, dan pencak silat. “Mereka masuk unggulan pertama karena memang peluang dapat emasnya besar. Jadi kita beri waktu pelatda lama untuk memaksimalkan,” ujar Ketua KONI Jateng  Soebroto. (akm/ton)





Tinggalkan Balasan