Kembangkan Sport Tourism, Gelar Le Vélo de Pati–118K, 2020 

936
BERI DUKUNGAN : Gubernur Ganjar Pranowo dan panitia Le Vélo de Pati – 118K di ruang kerja gubernur beberapa waktu lalu. 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, alumni SMA Negeri 1 Pati angkatan 1993 serta BE MICE Travel and Event Management menggelar kegiatan Le Vélo de Pati–118K, 2020. Event sport tourism ini untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi pariwisata Kota Pati.

“Sport Tourism Pati sangat potensial untuk dikembangkan, terlebih dengan olahraga balap sepeda sedang menjadi tren baru di kalangan masyarakat Indonesia,” kata Ketua Panitia Marcus Dony Sulistya dalam keterangannya.

Event Le Vélo de Pati–118K, 2020 yang mengusung tema Get A Bike, Get A Life ini, mendapatkan dukungan sepenuhnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Kegiatan akan mengampanye hidup sehat melalui sepeda kepada masyarakat Kabupaten Pati. 

Lomba balap sepeda ini akan melalui 82 desa dan 11 kecamatan pada Minggu (1/3). Start di Alun-Alun Kabupaten Pati dan finish di Stadion Joyokusumo dengan menempuh jarak tempuh 118 km. Di acara ini, flag off akan dilakukan pada pukul 05.30 dan acara keseluruhan diperkirakan selesai sebelum pukul 15.00. 

“Event ini diinisiasi Karang Taruna Kabupaten Pati, baik wilayah desa maupun kecamatan akan memberikan sambutan serta hiburan di sepanjang rute yang dilalui peserta LVdP 118K, 2020,” tambahnya. 

Sepanjang perjalanan, peserta akan disuguhi pemandangan alam Waduk Gunung Rowo, Agrowisata Jolong serta suguhan kuliner khas Kabupaten Pati seperti Soto Kemiri dan Sego Gandul. 

“Jumlah peserta 829 orang, melebihi target semula yang hanya 500 peserta. Rata-rata peserta perorangan dan beberapa klub sepeda,” katanya. 

Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa event ini akan diawali 29 Februari mendatang dengan kontes sepeda lipat dan pengambilan racepack di Pendopo Kabupaten Pati. Baru 1 Maret dilakukan lomba balap sepeda start di alun-alun pati dan finish di Stadion Joyokusumo. “Dengan kegiatan ini, Kabupaten Pati menjadi kota yang dikenal di penjuru Jawa Tengah dengan spotnya yang indah serta kuliner yang mak nyus,” katanya. (hid/bis/ida)

Tinggalkan Balasan