Siap Berjaya di Kandang Macan

267

SEMARANG – Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jateng optimistis berjaya PON XIX/2016, mempertahankan gelar juara umum yang diraih di PON sebelumnya di Riau, 2012. Bertanding di Jabar yang merupakan daerah asal olahraga tarung derajat, tak membuat nyali para petarung Jateng surut.

Di babak kualifikasi PON lalu, Jateng berhasil menjadi juara umum dengan empat medali emas, tiga perak, dan dua perunggu. Hasil itu meloloskan atlet di sembilan kelas pertarungan dan dua nomor seni gerak.

Ketua Harian Kodrat Jateng PI Soegiharto mengatakan, hasil Pra-PON XIX lalu adalah gambaran target tim Jateng di ajang empat tahunan tersebut. ”Namun kami belum menentukan target secara resmi. Hasil kualifikasi lalu dijadikan banyagan target di Jabar nanti. Target medali baru bisa setelah pelatda berlangsung dan melihat perkembangan atlet,” tuturnya.

Saat ini Kodrat Jateng tengah mematangkan program pemusatan latihan PON XIX/2016 Jabar. Program tersebut, akan dilakukan pada awal tahun depan. Salah satu rancangan adalah dengan memperbanyak try out ke daerah lain atau mendatangkan lawan tanding. Dalam pemusatan latihan nanti, kemungkinan ada lapis kedua.

”Kami beberapa waktu lalu melakukan diskusi dengan pelatih-pelatih Jateng untuk meminta masukan terkait program pelatda PON XIX. Dalam perjalanan pelatda nanti, masih akan memberlakukan sistem promosi-degradasi bagi petarung. Kelolosan masih by class, sehingga masih memungkinkan untuk mencari yang terbaik di masing-masing kelas,” tutur Ketua Harian Kodrat Jateng PI Soegiharto. “Kami tetap yakin juara umum meski bertanding di kandang macan,” tegasnya.

Dikatakan, jika memang petarung yang lolos kualifikasi lalu kalah bersaing akan diganti dengan atlet lain. Rencana pembentukan tim lapis kedua ini, kata dia, untuk menambah persaingan di Pelatda. Diakuinya, persaingan di Jabar sangat ketat dan mempertahankan juara umum semakin berat. ”Namun, bukan berarti, peluang menjadi yang terbaik tertutup. Dengan persiapan yang matang serta program yang terukur petarung Jateng bisa berbicara banyak. Tuan rumah mendapatkan jatah kuota penuh di semua kelas. Ditambah Jabar asal olahraga Tarung Derajat di Indonesia,” lanjutnya. (bas/smu)