Ganjar: Pengurus PSIS Harus Tanggungjawab

711

GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, juga mengikuti perkembangan ekses sepakbola gajah antara PSIS dan PSS Sleman, termasuk memantau sikap PSSI dalam hal ini Komdis. Ganjar mengaku kaget dengan sanksi disiplin yang diterima PSIS Semarang terkait insiden sepak bola gajah saat melawan PSS Sleman. Meski begitu, ia meminta semua elemen harus menghormati hukuman yang diberikan komisi disiplin PSSI tersebut.

Menurutnya, hal itu merupakan sikap ketegasan, agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. “Ini preseden buruk dalam sepakbola. Kalau saya, sanksi atau hukuman itu harus diterima dan dihormati. Mari kita jadikan ini sebagai pelajaran berharga untuk kemajuan bersama,” kata Ganjar Pranowo.

Ganjar mengaku tidak habis fikir, bagaimana ada insiden sepakbola gajah tersebut. Ia meminta agar, semua pihak yang mengurus PSIS ikut bertanggjawab. Karena, tidak mungkin adaa kejadian, jika tidak ada penyebabnya. “Tidak mungkin kejadian itu ujug-ujug (tiba-tiba, Red). Pasti ada persoalan yang mendahuluinya. Ini harus ditelusuri, agar semua merasakan sakitnya,” imbuhnya.

Ia tidak menampik jika sanksi yang diberikan cukup berat. Apalagi pemain dan pelatih mendapatkan sanksi tak diperbolehkan bermain sepakbola seumur hidup. Sanksi itu harus dijadikan pelajaran dan evaluasi bersama. Agar dunia persebakbolaan di Jateng khususnya kota Semarang bisa lebih baik dan maju. “Mestinya semua difikir dulu sebelum bertindak. Kalau sudah kena sanksi dan seperti ini kan berat. Sekarang main bola saja sama saya,” tambahnya sembari tertawa. (fth/smu)