Beranda Sport PSIS Semarang Harus Menang!

Harus Menang!

0
Harus Menang!
Foto: Pertemuan PSIS versus PSGC di leg pertama babak delapan besar lalu.
 Foto: Pertemuan PSIS versus PSGC di leg pertama babak delapan besar lalu.
Foto: Pertemuan PSIS versus PSGC di leg pertama babak delapan besar lalu.

SEMARANG – Kemenangan telak 2 – 4 pada pertemuan pertama di Stadion Galuh, Ciamis (11/10) lalu bukan jaminan PSIS bakal mudah melawan PSGC dalam pertemuan kedua, babak delapan besar di Stadion Jatidiri, petang (18/10) nanti.
Fauzan Fajri dkk dituntut tetap tampil ngotot. PSIS sangat membutuhkan raihan tiga poin dari menjamu PSGC nanti serta laga menjamu Persiwa Wamena (22/10) mendatang. Kemenangan itu merupakan garansi untuk memastikan satu tiket ke semifinal dari Grup N.
“Saat ini kami berada di peringkat kedua Grup N dengan raihan lima poin. Jumlah tersebut belum aman, makanya di dua pertandingan kandang selanjutnya termasuk lawan PSGC kami wajib mendapatkan tiga poin,” terang manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto.
Tim tamu PSGC juga mengincar peluang lolos babak ini. Jika mereka meraih poin di tiga laga leg kedua, maka akan sangat membantu Abdul Basid dkk. PSGC saat ini berada di peringkat ketiga Grup N dengan raihan tiga poin hasil dari satu kemenangan di tiga laga leg pertama kemarin.
Dari sisi teknis, PSIS diprediksi tidak akan menang mudah. Meski tim tamu sedang dalam kondisi terseok, namun pastinya juga tidak akan melepaskan laga begitu saja untuk kemenangan tuan rumah.
Liluk memprediksi, tim tamu berjuluk Laskar Galuh bakal memberikan perlawanan yang sengit petang nanti mengingat di leg pertama lalu PSGC secara teknis menurutnya tidak kalah jauh dengan tim Mahesa Jenar.
“Tidak ada kata meremehkan, siapapun lawannya kami harus tetap fight untuk mendapatkan poin penuh. PSGC juga bukan tim yang jelek, untuk itu anak – anak harus tetap waspada sepanjang pertandingan,” sambungnya.
Yang harus diwaspadai dari anak-anak asuhnya, menurut Liluk adalah mental pertandingan Fauzan Fajri dkk. Terakhir, tim Mahesa Jenar ditahan imbang tamunya PSS Sleman 2 – 2 di hadapan publik Jatidiri.
“Lawan PSS lalu kami tampil kurang tenang dan penuh beban karena kemarin juga pertandingan pertama di babak 8 besar. Hal itu tidak boleh terjadi lagi di pertandingan selanjutnya. Dan saya yakin anak – anak bisa mengatasi itu,” tegasnya.
Sementara pelatih Eko Riyadi mengatakan, petang nanti PSIS dipastikan akan tampil tanpa jenderal lapangan tengah mereka, Ronald Fagundez yang harus absen lantaran hukuman akumulasi kartu.
Peran legiun asal Uruguay tersebut akan digantikan oleh Ahmad Nufian Dani di sektor gelandang kiri. ”Kami juga masih punya Saptono yang juga biasa turun di posisi tersebut, jadi tidak ada masalah,” terangnya.
Selain Fagundez, kemungkinan besar Mahesa Jenar menjamu PSGC petang nanti juga akan tanpa pemain bek kiri mereka Taufik Hidayat. Pemain asal Semarang tersebut harus absen panjang lantaran sedang dalam proses pendaftaran sebagai TNI AD.
Sebagai gantinya, di posisi tersebut Eko masih memiliki dua nama pemain muda yaitu Safrudin Tahar dan Komaedi. Keduanya mampu tampil meyakinkan ketika diturunkan pada dua laga tandang terakhir PSIS.
“Di bek sayap kami juga masih menunggu kondisi Welly Siagian yang masih cidera. Tapi prinsipnya tidak ada masalah karena di posisi – posisi itu kami masih memiliki alternatif pemain untuk turun sebagai starter,” pungkas Eko Riyadi.(bas/sas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.