RADARSEMARANG.ID - Jakarta Electric PLN terus jaga asa lolos ke babak Final Four Proliga 2026 usai meraih kemenangan telak 3-0 (25-21, 25-16, 25-22) atas Medan Falcons.
Jakarta Electric PLN tampil solid dan taktis saat membungkam Medan Falcons. Bintang asal Turki, Neriman Ozsoy menjadi bintang utama dengan mencetak 18 poin.
Celeste Plak dan Ersandrina Devega juga tampil konsisten memberikan dukungan poin, membuat serangan Electric PLN sulit dibaca lawan.
Bermain di GOR Utama Bojonegoro, Electric PLN turun dengan kekuatan penuh, tim asuhan Chamnan Dokmai langsung menekan sejak awal pertandingan.
Pertahanan Medan Falcons yang diperkuat Maya Indri dan Vi Thi Nhu Quynh terus digempur lewat spike keras Neriman Ozsoy dan Plak.
Set pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan 21-21 untuk Electric PLN.
Dominasi Electric PLN semakin tak terbendung di set kedua. Serangan bertubi-tubi membuat skuad racikan Marcos Sugiyama kewalahan.
Neriman Ozsoy benar-benar tampil trengginas, didukung kontribusi penting dari Poppy Aulia Nursutan. Set kedua berakhir dengan skor 25-16.
Di set ketiga tempo permainan Electric PLN sedikit menurun. Situasi ini dimanfaatkan duo Asia Medan Falcons, Dell Palomata dan Vi Thi Nhu Quynh, untuk memberikan perlawanan sengit.
Menjelang akhir set skor sempat berjalan ketat, namun Electric PLN mampu menjaga fokus dan menutup laga dengan kemenangan 25-22.
Baca Juga: Top Skor Proliga 2026 Putri: Ozsoy Masih Teratas, Megawati Hangestri Berpeluang Tembus Top 3
Dengan hasil ini membuat Electric PLN kokoh di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 17 poin dari enam kemenangan dalam sembilan laga.
Mereka terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Jakarta Pertamina Enduro dengan raihan 21 poin.
Di pertandingan ini, Neriman Ozsoy mencetak 18 poin, disusul Celeste Plak dengan 12 poin dan Vi Thi Nhu Quynh 11 poin.
Tambahan tiga poin membuat Electric PLN terus jaga asa lolos ke babak Final Four Proliga 2026.
Sedangkan Medan Falcons makin terpuruk di dasar klasemen dengan satu poin tanpa kemenangan dari sepuluh pertandingan. (dan)
Editor : Baskoro Septiadi