RADARSEMARANG.ID - Kontingen Indonesia akhirnya memperoleh medali emas pertama di ajang Olimpiade Paris 2024.
Kali ini Veddriq Leornado dari cabang panjat tebing yang menorehkan hasil luar biasa tersebut.
Dalam final yang dilakoni di Le Bourget Climbing Venue, Paris Kamis (8/8), Vedrriq menghadapi atlet panjat tebing perwakilan dari China, Wu Peng.
Vedrriq sendiri menorehkan hasil waktu 4,57 detik untuk mengungguli Wu Peng dengan memanjat setinggi 15 meter di line B.
Sebelumnya, ia menang tiga kali beruntun di perempat sejak perempatan final dan mengantarkannya di putaran final.
Dalam torehannya tersebut, Vedrriq mengalahkan wakil tuan rumah, Bassa Wamem; atlet asal Iran, Reza Alipour; dan atlet asal China, Wu Peng.
Diperempat final, ia sukses mengungguli pemegang rekor panjat tebing speed putra tercepat di Olimpiade Tokyo 2020.
Dimana ia mencatatkan waktu 4,88 detik, sedangkan Bassa Wamem 5,26 detik.
Kemudian di semifinal, atlet asal Pontianak tersebut juga mengungguli atlet asal Iran dengan torehan waktu 4,78 detik dan Reza Alipour 4,84 detik.
Selain itu, perebutan medali perunggu dimenangi oleh atlet panjat tebing asal Amerika Serikat, Sam Watson dengan torehan 4,77 detik. Ia mengalahkan atlet panjat tebing asal Iran, Reza Alipour.
Torehan yang diperoleh Vedrriq Leonardo ini memastikan Indonesia selalu memperoleh medali emas di kontes olimpiade.
Sebelumnya Indonesia selalu memperoleh emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 dan Tokyo 2020.
Untuk Olimpiade Paris 2024 ini, Indonesia baru mendapatkan dua medali.
Yakni medali perunggu yang diperoleh oleh atlet badminton tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung dan medali emas yang diperoleh Vedrriq Leonardo. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi