Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berawal dari Hobi, ASN Cantik di Kendal Ini Berhasil Kembangkan Usaha Bakery

D
Theresia Tarakanita
Theresia Tarakanita

RADARSEMARANG.ID - Menjalani karir aparatur sipil negara (ASN) tak lantas membuat Theresia Tarakanita berada zona nyaman.


Advertisement

Disela kesibukannya sebagai Kepala Sub Bidang (Kasubid) Penagihan Pajak Daerah di Bapenda Kendal, Wanita 42 tahun ternyata mendobrak kenyamanan dengan merintis usaha Bakery.

Usaha yang dimulai dari hobi itu kini cukup berkembang. Ibu dua anak ini memanfaatkan jaringan media sosial dan jaringan pertemanan di ASN untuk berjualan. Meski belum memiliki toko Bakery, tapi ASN cantik mengaku mulai kebanjiran pesanan.

Sebagai seorang ASN, apa yang membuat anda tertarik membuka usaha Bakery?

Advertisement

Usaha ini awalnya hanya sekedar hobi. Awalnya hanya belajar melihat video tutorial dari youtube.

Entah kenapa, saat membuat roti, saya merasa bebas berekspresi dan bereksperimen. Saya belajar banyak hal cara membuat roti. Alhamdulillah, sekarang mulai berkembang dan terus saya tekuni dan belajar lebih baik lagi.

Lalu bagaimana cara membagi waktu , antara kerja ASN, pengusaha Bakery bahkan peran sebagai istri dan ibu dari anak-anak anda?

Advertisement

ASN di Pemkab Kendal adalah pekerjaan utama saya, jadi bagaimanapun harus tetap fokus pada yang utama.

Sedangkan usaha Bakery hanya menerima pesanan saat weekend. Sehingga tidak mengganggu pekerjaan saya sebagai abdi negara.

Dan sejauh ini, keluarga yakni suami dan anak-anak sangat mendukung hobi yang saya tekuni. Kebetulan kan anak sudah sekolah semua dan suami juga bekerja.

Mereka juga mau mengerti dengan profesi dan hobi yang saya tekuni. Bahkan, terus mensupport usaha saya.

Adakah kesulitan yang dihadapi selama ini?

Saya menjalani semua dengan enjoy. Kalau kesulitan, mungkin saat banyak orderan roti di hari aktif bekerja.

Karena saya harus bisa menempatkan diri sebagai pegawai pemerintahan juga. Makanya, kadang saya butuh orang untuk membantu usaha Bakery ini. Tapi ini tidak jadi masalah buat saya, karena memang saya senang untuk melakukannya.

Adakah target yang ingin anda capai dari mengembangkan Bakery ini?

Tentu ada. Saya ingin punya toko roti sendiri. Sehingga bisa menjadi aset masa depan saya. Bahkan saya punya mimpi, roti saya ini menjadi menjadi salah satu oleh-oleh khas Kendal.

Sehingga untuk wisatawan atau tamu-tamu dari luar kota yang berkunjung ke Kendal, bisa membawa oleh-oleh roti buatan saya. (dev/bud)

Advertisement
Editor : Baskoro Septiadi
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kekeringan Kendal Meluas, 393 KK Bergantung Kiriman Air

Kekeringan Kendal Meluas, 393 KK Bergantung Kiriman Air

Kemarau panjang memicu kekeringan di sejumlah wilayah di Kendal. Sebanyak 393 KK atau 1.310 jiwa di 4 desa harus menggantungkan hidup mereka dari bantuan kiriman air bersih.

Inovasi Perikanan Undip Tingkatkan Produksi UMKM Lele dan Ikan Pindang di Kendal, Dukung Ketahanan Pangan Desa

Inovasi Perikanan Undip Tingkatkan Produksi UMKM Lele dan Ikan Pindang di Kendal, Dukung Ketahanan Pangan Desa

Program Pengabdian Masyarakat Skema IDBU Universitas Diponegoro Berhasil Meningkatkan Efisiensi Budidaya Lele, Produksi Ikan Pindang, dan Pendapatan UMKM di Desa Tambaksari

Pemerintah Diminta Perketat Aturan Truk Galian C di Jalur Semarang Mangkang–Kendal

Pemerintah Diminta Perketat Aturan Truk Galian C di Jalur Semarang Mangkang–Kendal

Padatnya lalu lintas truk pengangkut tanah galian C di jalur Semarang Mangkang–Kendal hingga arah sebaliknya kembali menjadi sorotan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer