Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

SMP Teuku Umar Semarang Buka Program Rumah Tahfidz

Agus AP • Senin, 16 Agustus 2021 | 20:34 WIB
Aktivitas mengaji dan menghafal Alquran di SMP Teuku Umar sebelum masa pandemi Covid-19. (Istimewa)
Aktivitas mengaji dan menghafal Alquran di SMP Teuku Umar sebelum masa pandemi Covid-19. (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID - Tingginya animo  orang tua siswa SMP Teuku Umar Semarang  yang menginginkan anaknya bisa sekolah dan mengaji, menjadi alasan Spetu (SMP Teuku Umar) membangun Rumah Tahfidz. Ke depannya, Rumah Tahfidz ini akan dijadikan rumah kegiatan mengaji dan menghafal siswa-siswi, orang tua, bahkan alumni.

Sarana dan prasarana  telah disiapkan  di antaranya pengajar sudah  tahfidz, gedung rumah tahfidz, masjid, dan para guru juga sudah dibekali cara mengajar secara profesional, serta studi banding ke lembaga-lembaga pengajaran Alquran.

Humas SMP Teuku Umar Kamila Nisa menjelaskan, metode pengajaran sebelum pandemi setiap satu kelas dibimbing dua guru mengaji dalam waktu 3 jam. Apabila orang tua menginginkan jam tambahan mengaji setiap hari, selesai kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa langsung mengikuti jam tambahan mengaji. Sedangkan  selama pandemic, kegiatan mengaji dilaksanakan secara online dengan video call secara privat bagi yang masih dasar, dan video call secara berjamaah bagi yang sudah Alquran.

"Mengaji dan menghafal Alquran sudah menjadi tradisi yang sudah berlangsung lama di sekolah , namun kita akan mengembangkannya lagi lewat program Rumah Tahfidz," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Untuk keperluan penilaian, pihaknya melakukan evaluasi setiap tengah semester lewat pekan tahfidz dan tartil.

Kepala SMP Teuku Umar Kamil Azizi telah menyiapkan  program-progam kegiatan mengaji dan menghafal, di antaranya ada kewajiban dari guru pengajar BTQ (baca tulis quran) harus bisa menghadirkan siswanya di setiap event kegiatan  lomba, baik di dalam sekolah , seperti pekan tartil dan tahfidz maupun di luar sekolah." Ini sebagai ajang kompetisi yang baik antarguru untuk menghasilkan bibit-bibit yang yang cerdas, kreatif, dan berahlak qurani,"ujarnya. (zen/aro) Editor : Agus AP
#SMP Teuku Umar Semarang