Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Siap Tempur di Liga 1, Ini Profil Bos Persijap Jepara Iqbal Hidayat

Sulistiono • Kamis, 26 Juni 2025 | 01:49 WIB

RADARSEMARANG.ID - Klub tetangga PSIS Semarang yang musim ini promosi ke kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia Liga 1, Persijap Jepara terus memperkuat squadnya demi bisa bersaing dan tidak sekadar "mampir ngombe" di Liga 1. 

Dalam bursa transfer pemain menjelang di gulirkannya Liga 1, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu tak mau kalah dalam memburu pemain.

Selain mendatangkan pemain lokal grada A ke bumi kartini, mereka juga merekrut pemain asing berkualitas dengan nilai kontrak fantastis. 

Dua pemain asing yang baru saja di kontrak dengan nilai kontrak di perkirakan mencapai lebih dari Rp 7,5 miliar adalah Douglas dan Gomes, kedua pemain asing itu berasal dari Brazil dan Argentina. 

Kiprah Persijap Jepara mulai dari Liga 2 hingga mentas ke Liga1 serta tak mau kalah dengan klub-klub mapan Liga 1 dalam merekrut pemain tidak bisa di lepaskan dari sosok Presiden Klub, Muhamad Iqbal Hidayat. 

Pria yang akrab di sapa Iqbal itu menjabat sebagai Presiden klub Persijap Jepara setelah mundurnya Esti Puji Lestari dari posisinya. Dia kemudian masuk menggantikan Esti sebagai pemilik klub. 

Lantas siapa Muhamad Iqbal Hidayat?

Ternyata Iqbal bukan orang sembarangan. Dia selama ini dikenal sebagai sosok yang banyak bergelut di dunia hukum.
 
Iqbal yang merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Padjadjaran ini memiliki spesialisasi di bidang Hukum Perbankan, Korporasi, Keuangan, dan Sekuritas.
 
Keahliannya  ini menjadi modal penting saat dirinya mulai berkecimpung di dunia olahraga yang kompleks dan sarat tantangan hukum maupun tata kelola.
 
Sebelum menahkodai Persijap, Iqbal memiliki rekam jejak profesional yang kuat di bidang hukum.
 
Sejak tahun 2017 dia menjabat sebagai Head of Legal PT Oasis Waters Internasional dan jabatan itu disandangnya hingga kini. 
 
Baca Juga: Baru Pulang dari Luar Negeri, Rumah Warga Kendal Ini Malah Ludes Terbakar
 
Sebelum di PT Oasis, Iqbal adalah Legal Manager di Asia Assistance Network (M) Sdn Bhd pada 2013–2017.
 
Dengan segudang pengalamannya di bidang hukum, Iqbal  membawa perspektif baru ke dalam manajemen klub sepak bola, bahwa sepak bola bukan hanya soal skor dan kemenangan, tapi juga soal struktur, hukum, dan kredibilitas.
 
Membangun Persijap yang Tangguh dan Berintegritas
 
Selama menjadi Presiden Klub Persijap Jepara, Iqbal dikenal sebagai pemimpin yang “memimpin dengan memberi contoh”. Dirinya tak hanya mengatur dari balik meja, tapi juga aktif dalam pengambilan keputusan strategis, pengawasan keuangan, komunikasi publik, serta membangun kemitraan bisnis yang sehat untuk klub.
 
Dengan pendekatannya yang profesional, Persijap Jepara secara perlahan bangkit menjadi klub yang lebih tertata, mampu menarik sponsor-sponsor kredibel, dan memiliki reputasi baik dalam pengelolaan organisasi.
 
Tak hanya itu, penguatan fondasi hukum dalam setiap aktivitas klub juga membuat Persijap jauh dari konflik regulasi. 
 
Selama memimpin Jepara, Iqbal Hidayat telah membuktikan bahwa sepak bola Indonesia bisa dikelola dengan prinsip hukum dan manajemen modern. Di tengah dinamika dunia olahraga, Iqbal tetap konsisten dengan misinya: menjadikan Persijap sebagai klub yang tidak hanya disegani di lapangan, tapi juga dihormati karena sistemnya.
 
“Sepak bola bukan sekadar hiburan, tapi juga cerminan integritas. Klub yang sehat harus dimulai dari sistem yang sehat,” ungkap Iqbal. 
 
Karena itu tak heran, bila Iqbal di nilai sebagai salah satu sosok di balik transformasi Persijap Jepara menjadi klub yang lebih modern dan tertata secara profesional.
 
Sejak dipercaya menjadi Chief Executive Officer (CEO) Persijap Jepara pada tahun 2011 di bawah bendera PT Jepara Raya Multitama, Iqbal telah membuktikan bahwa klub sepak bola bisa dikelola layaknya korporasi modern, transparan, efisien, dan berorientasi pada prestasi serta keberlanjutan.
 
Dan kini di bawah komandonya, Persijap Jepara menatap Liga 1 musim 2025/2026 dengan penuh optimisme tinggi, mampu bersaing di kasta kompetisi sepak bola tertinggi di tanah air.
 
Salah satu gebrakannya adalah merekrut dua pemain asing asal Brazil dan Argentina dengan nilai yang cukup fantastis yakni mencapai lebih dari Rp 7,5 miliar. Keduanya adalah Douglas dan Gomes. 
 
Menarik kita tunggu akankah transformasi yang dilakukan Presiden klub Persijap Jepara, M Iqbal Hidayat ini mampu membawa Laskar Kalinyamat berprestasi di Liga 1?hanya waktu yang akan membuktikan. (sls)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Editor : Baskoro Septiadi
#profesional #pt oasis #Transformasi #liga1 #Hukum #presiden klub #persijap jepara #laskar kalinyamat #Liga 2