RADARSEMARANG.ID, - Turnamen sepakbola bertajuk Piala Bupati Semarang Bener Bersatu Cup 3, berakhir rusuh.
Wasit pertandingan menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemain dan para suporter.
Insiden ini terjadi pada Minggu (2/6) dalam pertandingan final antara PS Putra Bakti melawan PS Ar Rafi di Lapangan Pule Desa Bener, Kabupaten Semarang.
Kronologi pengeroyokan tersebut bermula pada babak kedua yang baru berjalan sekitar delapan menit.
Berawal dari pelanggaran dan cekcok antar pemain, wasit mengeluarkan kartu merah kepada pemain PS Putra Bakti.
Tindakan wasit yang mengeluarkan kartu merah diklaim memicu protes keras dari tim tersebut. Kericuhan pun tak terelakkan hingga wasit harus diamankan.
Setelah jeda sekitar setengah jam, pertandingan dilanjutkan dengan PS Putra Bakti bermain dengan sembilan pemain dan wasit tengah diganti.
Sementara pelaku pengeroyokan diduga terdapat pemain profesional, Liga 1 hingga mantan pemain Timnas Indonesia.
Dalam unggahan video Instagram @forumwasitindonesia, terdapat 5 pemain Profesional yang akan dilaporkan ke pihak kepolisian terkait kasus ini yang mengerucut ke beberapa nama, diantaranya :
1. Bayu Pradana @bayu13pradana (Barito Putera)
2. Komarudin @komarodin10 (Persikabo)
3. Ilham Mahendra @ilhamzusril (Barito Putera)
4. Hery Susanto @hersus94 (Eks Persita Tangerang)
5. Wahyu Wijiastanto @wijiastanto13 (Eks Timnas & Persiba Bantul).
Selain itu, dilaporkan juga beberapa pemain lokal yang ikut melakukan pengeroyokan.
Disisi lain, sang wasit dikabarkan tidak terima atas kasus pengeroyokan dirinya, dan selanjutnya akan dibawa keranah hukum.
Pengacara dari sang wasit juga sudah berkomitmen untuk memperkarakan kasus ini dan menindak tegas yang bersalah agar tidak terulang dikemudian hari.
Editor : Tasropi