RADARSEMARANG.ID, Semarang - Imbas cuaca buruk berupa curah hujan yang tinggi, Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang kembali menerapkan sistem gilir aliran air ke wilayah Bukit Kencana Jaya dan Bukit Sendangmulyo.
Humas Perumda Air Minun Tirta Moedal, Mayang Kharisma menjelaskan jika penggiliran aliran air ini dilakukan karena adanya gangguan operasional IPA Pucanggading.
"Kondisi air baku sungai Babon yang tingkat kekeruhannya sangat tinggi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi diwilayah hulu, sehingga dilakukan kebijakan gilir aliran air," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (15/12).
Keruhnya air baku kata dia membuat sehingga produksi IPA Pucang Gading tidak bisa kontinyu. Mayang menjelaskan, sistem gilir air akan berdampak di beberapa wilayah mulai Selasa (16/12).
Mayang menjelaskan, khusus tanggal 16, 18, 20 Desember dilakukan di Bukit Kencana Jaya dan sekitarnya.
Lalu tanggal 17, 19, 21 Desember, di wilayah Bukit Sendang Mulyo dan sekitarnya.
"Kondisi dapat berubah bilamana IPA Pucang Gading dapat beroperasi dengan normal," pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi