RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 44 kelurahan di Kota Semarang masih mengalami kekosongan jabatan lurah. Kosongnya jabatan ini dikarenakan karena pensiun, meninggal dan terakhir minimnya minat mengisi jabatan ini.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dan melakukan rapat terkait banyaknya jabatan lurah yang kosong. Menurutnya jabatan ini menjadi posisi yang kurang diminati.
"Sudah kami rapatkan, tidak hanya soal lurah, tapi juga banyak jabatan lain yang kosong karena pensiun, meninggal dunia, dan sebagainya. Yang mengejutkan, ternyata jabatan lurah ini kurang diminati,"katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (29/9).