Ditemani Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadimuljono dan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana.
Orang nomor satu di Indonesia itu datang pukul 06.10.
Pada kesempatan tersebut Jokowi duduk di saf paling depan. Ia mengenakan jas dan peci berwarna hitam dengan balutan sarung bermotif batik.
Sementara Iriana Joko Widodo duduk di saf paling depan barisan perempuan
Salat Idul Adha dimulai pukul 06.30. Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur'an Semarang KH Zaenuri Ahmad Al Hafidz bertindak sebagai imam.
Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari sebagai khatib. Hasyim menyampaikan khutbah dengan tema Qurban sebagai ujian keimanan.
Selepas salat, Jokowi langsung menyapa warga Kota Semarang. Masyarakat pun antusias untuk melihat orang nomor satu di Indonesia itu.
Mereka bahkan rela berdesak-desakan agar bisa mengambil foto Presiden beserta ibu negara Iriana.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, barisan warga pun terlihat di depan Masjid Baiturrahman Simpang Lima.
Sambil berteriak "Pak Jokowi, Pak Jokowi, sini pak,". Presiden pun berjalan menyalami warga sambil sesekali berfoto dengan mereka.
Salah satu warga Ricka Ulfatul terlihat girang bisa berfoto dengan Presiden Jokowi.
Awalnya Ricka tak menyangka bahwa Presiden benar-benar menunaikan salat di Masjid Baiturrahman Semarang.
Awalnya ia hanya mendapat kabar simpang siur. Sampai akhirnya bertemu langsung dan diajak foto bersama.
Meski awalnya harus berdesak-desakan dengan ratusan orang yang juga ingin berfoto. Ricka bersyukur ia kembali mendapat kesempatan bisa berfoto dengan Presiden Jokowi.
"Pertama saya dada-dada dulu lalu dipanggil. Dan Alhamdulillah senang sekali ini kali kedua saya bisa berfoto dengan Pak Jokowi," ujarnya.
Sementara salah satu mahasiswa UIN Walisongo Fadilah Nur Said bahkan sampai berteriak untuk minta foto dengan Jokowi.
Katanya untuk tugas akhir. Karena itu ia gigih mendapat hasil jepretan dengan Presiden. Jokowi yang tahu pun langsung menyuruh Paspampres mencari Fadilah.
"Saya bilang ada tugas akhir, foto bareng Pak Jokowi buat syarat lulus. Dicari Paspampres. Senang banget. Kita di sini dari jam 05.00. Kita kan anak rantau ya, tadinya mau ke MAJT, tapi ada info Presiden ke sini," ungkapnya.
Setelah salat ied, Jokowi menyerahkan hewan kurban berupa sapi simental seberat 1,250 ton.
Sapi tersebut secara langsung diserahkan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Ahmad Darodji.
"Kami sangat berbahagia. Terima kasih kami sampaikan mewakili masyarakat dan berdoa agar beliau (Jokowi-red) diparingi rahmat oleh Allah SWT," ungkap Darodji.
Pihaknya menyebut proses penyembelihan nantinya akan berlangsung di Islamic Center Semarang pada Selasa (18/6) ini.
"Karena di sini ruangannya sangat terbatas, dan nantinya itu ada 20 ekor sapi. Termasuk sapi dari Pak Jokowi. Nanti juga ada 50 kambing yang disembelih. Sehingga tidak bisa menyembelih di sini, tapi di Islamic Center. Jadi penyerahan di sini penyembelihannya di sana," imbuhnya.
Sedangkan untuk distribusi, Darodji mengaku daging bakal diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ada yang untuk yatim piatu, dan juga dibagikan untuk masyarakat di lokasi.
“Total jumlah kupon 4.500. Untuk masyarakat kurang lebih 1.000 kupon, lainnya untuk lembaga sosial," tandasnya. (kap/zal)
Editor : Tasropi