Kepala Bidang Pembinaan GTK Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang Miftahudin menjelaskan, keterlambatan gaji tersebut ditengarai karena adanya persoalan administrasi dan kendala aplikasi Taspen.
Sehingga, menimbulkan permasalahan kekurangan gaji terhadap guru PPPK tahun 2024 pada April dan Mei.
"Memang di awal gaji ini kan ASN guru PPPK baru, jadi ada penginputan data yang belum selesai. Disisi lain juga ada kendala aplikasi sehingga harus input manual," terang Miftahudin saat ditemui disela Halal BI Halal Dewan Pendidikan Kota Semarang di Hotel Candi Indah Convention Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Senin (6/5).
Mantan Kepala SMP Negeri 3 Kota Semarang itu membeberkan, ihwal permasalahan gaji bermula pada 24 April 2024.
Data PPPK 2024 yang diterima Subag Keuangan dan BMD dalam kondisi belum lengkap. Ketidaklengkapan data tersebut cukup beragam. Mulai dari NIK, NIP, Nomor Rekening Hiprada, alamat, hingga nomor HP.
"Sehingga data belum bisa diajukan ke BPKAD untuk masuk di aplikasi Taspen," papar Miftah.
Lalu, lanjutnya, kelengkapan data guru PPPK baru baru tuntas pada 25 April 2024 dan langsung diajukan untuk masuk ke aplikasi Taspen melalui BPKAD dengan cara impor data. Diketahui 26 April 2024 merupakan batas closing gaji bulan Mei.
Dengan risiko keterlambatan gaji bulan Mei 2024 untuk 6.028 pegawai ASN Disdik, tetap menunggu proses impor data dari BPKAD sampai dengan tanggal 30 Mei 2024.
Namun, impor data oleh BPKAD di aplikasi Taspen urung dilakukan lantaran mengalami kendala pada aplikasi.
"Jika tanggal 6 Mei 2024 data belum dapat masuk ke aplikasi Taspen, maka nanti akan dilakukan penginputan manual selama enam hari dengan jumlah personil tiga orang," sambungnya.
Ia memastikan, gaji guru PPPK yang terlambat pada Mei akan disusulkan pada 15 Mei keatas karena harus mengikuti jadwal dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang. Sementara, kekurangan gaji April baru bisa maju di Minggu kedua Juni.
"Sedikitpun tidak ada unsur kesengajaan dan rekan-rekan guru PPPK yang membutuhkan gaji tepat waktu mohon bersabar," tandasnya.
Miftah menambahkan, saat ini ada 414 ASN PPPK baru di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang.
Pihaknya juga belum mengetahui jumlah pasti berapa guru PPPK yang mengalami keterlambatan gaji.
"Memang ada kendala aplikasi dan administrasi. Kita upayakan kedepan tidak terulang," pungkasnya. (mia/bas)
Editor : Baskoro Septiadi