Museum Lawang Sewu Hadirkan Immersive, Wahana Baru untuk Memahami Sejarah Kereta Api
Adennyar Wicaksono• Sabtu, 4 Mei 2024 | 18:36 WIB
DIGITALISASI : Wahana immersive di Museum Lawang Sewu, memudahkan pengunjung belajar sejarah perkeretaapian.
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Museum Lawang Sewu Semarang menghadirkan wahana baru yakni Immersive bagi para pengunjungnya.
Wahana yang dibuat bulan April ini, memudahkan para pengunjung untuk memahami sejarah perkeretaapian dengan teknologi digital.
Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy mengatakan, wahana Immersive ini merupakan terobosan baru yang dilakukan untuk menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Lawang Sewu.
Seperti diketahui bangunan peninggalan Belanda ini, di Ibu Kota Jateng sudah dikenal dan menjadi destinasi wisata andalan.
"Kita berusaha menyuguhkan wahana baru sebagai daya tarik, dengan Immersive yang menggunakan teknologi digital, pengunjung lebih mudah memahami sejarah perkeretaapian di Indonesia," katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang.
Wahana ini sendiri, bisa dinikmati wisatawan mulai jam 10.00 – 18.00 WIB. Sejak dibuka, wahana immersive telah mendapatkan respon positif dari pengunjung Lawang Sewu.
Sementara untuk operasional museum, dibuka mulai pukul 08.00-20.00 WIB.Jumlah pengunjung di Lawang Sewu kata dia, di hari biasa minimal 1.000 orang per hari.
Dan jika weekend bisa sampai 3.000 – 4.000 orang sehari, dan saat liburan tembus 5.000 orang lebih dalam seharinya.
"Khusus masuk wahana immersive dalam setiap sesi dibatasi maksimal 35 orang, dengan waktu sekitar 15 menit,"tuturnya.
Untuk harga tiket Lawang Sewu Semarang, lanjutnya, dibanderol Rp20.000 untuk dewasa, Rp10.000 anak-anak, dan Rp30.000 untuk wisatawan mancanegara.
Sedangkan untuk masuk wahana immersive bisa membeli tiket masuk terusan ke Lawang Sewu yang dibanderol Rp25.000 untuk dewasa.
Lalu Rp15.000 untuk anak-anak dan Rp35.000 untuk wisatawan mancanegara.
"Kalau tanpa tiket terusan, masuk ke wahana baru ini saja dikenai tarif Rp10.000 per orang,"paparnya.
TIGA DIMENSI: Wahana immersive di Museum Lawang Sewu, menampilkan video tiga dimensi
Selain wahana Immersive, Lawang Sewu saat ini juga dilengkapi tenant kuliner dan toko souvenir.
Selain itu juga ada event rutin seperti live musik setiap minggunya, dan ada juga event cosplay, dan lainnya.
Selain mengelola Lawang Sewu Semarang, di wilayah Kawa Tengah, KAI Wisata juga mengelola Museum Kereta Api Ambarawa.
Di lokasi tersebut juga disuguhkan sejarah kereta api dari masa ke masa.
"Di Museum Kereta Api Ambarawa, pengunjung bisa naik kereta api diesel ataupun uap," pungkasnya. (den).