RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setiap menjelang Ramadan, warga Kampung Bustaman RW 03, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang menggelar Gebyuran Bustaman.
Acara ini merupakan tradisi sebagai simbol membersihkan diri sebelum memulai puasa Ramadan. Rangkaian kegiatan Gebyuran Bustaman akan berlangsung pada 1-3 Maret 2024.
Gebyuran Bustaman merupakan ‘perang air’ yang meriah dengan melibatkan warga Bustaman, Kolektif Hysteria maupun pengunjung dari luar.
Bersenjatakan air warna warni dalam ember, gayung atau kantong plastik, warga saling lempar dan gebyur dengan gembira. Tak ada permusuhan, tak ada dendam.
Tokoh masyarakat Kampung Bustaman Hari Bustaman mengatakan pelaksanaan tradisi tahun ini secara dan hanya oleh perwakilan masyarakat. Tetapi tidak mengurangi makna dari Gebyuran Bustaman itu sendiri.
Tradisi ini merupakan salah satu upaya menghormati leluhur Mbah Kiai Kertosobo Bustam yang membuat sumur pada 1743. Sumur berusia 281 tahun tersebut masih digunakan warga hingga saat ini. Tradisi gebyuran pertama kali dilakukan oleh Kiai Bustam.
"Menjelang puasa, Kiai Bustam gebyur putu-putune (memandikan cucu-cucunya) di sumur," katanya.
Ketua Panitia Kampung Bustaman Fachrizal Effendy menjelaskan, Gebyuran Bustaman adalah sebuah acara yang diciptakan dengan memberdayakan sumber cerita rakyat yang telah diwariskan secara turun temurun oleh tokoh kampung.
Gebyuran Bustaman mengambil inspirasi dari kepercayaan bersih diri Kiai Kertosobo Bustam saat menjelang Ramadan.
Kiai Kertosobo Bustam memiliki tradisi memandikan cucunya sehingga bersih lahir dan batin guna menyongsong datangnya Ramadan.
“Melalui kepercayaan inilah tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi Gebyuran Bustaman, yang saat ini telah memasuki penyelenggaraan ke-12,” jelasnya.
Lalu, Gebyuran Bustaman 2024 akan berlangsung kapan? Rangkaian acara akan dimulai pada Jumat (1/3/2024) pukul 15.00 WIB dengan ziarah ke makam leluhur di TPU Bergota, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan.
Kemudian pada Sabtu (2/3/2024) pukul 10.00 WIB di Balai RW 03 Kampung Bustaman, Kelurahan Purwodinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang akan digelar Peka Kota Forum : Temu Jejaring Kampung.
Dilanjutkan penyerahan gerobak gule dari Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) pada warga Bustaman. Kemudian pada pukul 19.30 WIB akan digelar acara Arwah Jamak di musala Kampung Bustaman.
Puncak acara Gebyuran Bustaman akan berlangsung Minggu (3/3/2024). Dimulai dengan pembukaan Festival Kuliner pada pukul 08.00 WIB di pinggir Jalan MT Haryono, Kota Semarang, depan Kampung Bustaman.
Berbagai stan makanan bisa ditemui di kampung yang terkenal dengan kuliner olahan sate dan gule kambing ini.
Sepanjang hari, Panggung Rakyat yang akan menampilkan hiburan musik dan atraksi budaya. Prosesi rangkaian acara gebyuran akan dimulai pukul 15.00 WIB hingga selesai. (ton)
Editor : Baskoro Septiadi