Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Terkendala Pembebasan Lahan, Pembangunan Exit Tol Ngaliyan Semarang Molor

Adennyar Wicaksono • Senin, 28 Agustus 2023 | 17:54 WIB

 

Sejumlah kendaraan melintasi Gerbang Tol Kalikangkung, Minggu (23/4) sore. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sejumlah kendaraan melintasi Gerbang Tol Kalikangkung, Minggu (23/4) sore. (IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang  - Rencana pembangunan gerbang Tol Semarang-Batang di Ngaliyan dipastikan molor. Pasalnya ada penambahan luas lahan yang dibutuhkan seluas enam hektare.

Kebutuhan lahan luas karena rencananya jalur exit tol akan dibuat panjang. Mengingat arus di Ngaliyan cukup padat. Padahal kebutuhan sebelumnya hanya 4.000 meter persegi saja.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu membeber, tahun depan mulai baru akan dilakukan pembebasan lahan.

Baca Juga: Ganti Rugi Exit Tol Jogja-Bawen di Magelang Minimal Rp 300 Juta, Paling Banyak Rp 9 M

Ia mengaku sudah bertemu dengan pihak Jasa Marga Semarang-Batang untuk membahas rencana tersebut.

Dikatakannya, kebutuhan lahan yang telah dibahas sebelumnya hanya 4.000 meter persegi. Tapi kini berubah menjadi enam hektare.

Hal tersebut tentu berdampak langsung pada anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahan.

“Ngaliyan itu, lalu lintasnya sudah padat sekali. Sehingga exit atau jalur butuh yang lebih panjang,” katanya.

Selain berdampak akan anggaran pembebasan lahan, penambahan luas tanah juga mempengaruhi realisasi.

Diperkirakan akan mundur, mengingat kebutuhan lahan yang lebih luas. “Pembangunan exit tol Ngaliyan, Red) agak mundur karena pembebasan lahan,"  tuturnya.

Perihal desain gerbang tol, dengan luasnya lahan akan semakin bagus. Sebab tidak hanya gerbang tidak hanya untuk exit saja. Tapi gerbang masuk Tol Semarang-Batang di Ngaliyan.

 “Rencana pembebasan lahan awal 2024, agak mundur sedikit, tapi Exit Tol Ngaliyan nantinya lebih nyaman,” ungkapnya.

Mbak ita, berharap pembangunan bisa dilakukan sesuai jadwal. Saat ini, mulai dilakukan penentuan lokasi (penlok). Bulan depan, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng. 

“Sepertinya ada juga sebagian lahannya pemkot Semarang. Tapi kami tidak masalah,” ujarnya.

Wali Kota Ita mengaku, Pemkot Semarang siap mendukung pembangunan gerbang tol Ngaliyan.  Sebab akan mempermudah lalu lintas dan mengurangi kecelakaan.

Terlebih, banyak truk-truk tronton di jalur tersebut berasal dari kawasan industri. “Kami support dan mudah-mudahan di 2024 awal sudah ground breaking,” pungkasnya. (den/bud) 

Editor : Baskoro Septiadi
#Exit Tol #ngaliyan #Wali Kota Semarang #Tol Semarang-Batang